Kualitas Udara Pekanbaru 27 Oktober 2026 BERBAHAYA, Konsentrasi Partikulat 35.566,7 µg/m3 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru 27 Oktober 2026 BERBAHAYA, hingga pukul 06.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 35.566,7 µg/m3 pagi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menerbitkan peringatan dini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, yang terjadi di sebagian wilayah Riau pada siang atau sore dan malam hari.

Kualitas Udara Pekanbaru 27 Oktober 2026 BERBAHAYA, Konsentrasi Partikulat 35.566,7 µg/m3 Pagi Ini
Kualitas Udara Pekanbaru 27 Oktober 2026 BERBAHAYA, hingga pukul 06.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 35.566,7 µg/m3 pagi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menerbitkan peringatan dini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, yang terjadi di sebagian wilayah Riau pada siang atau sore dan malam hari. GRAFIS: BMKG

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Kualitas Udara Pekanbaru 27 Oktober 2026 BERBAHAYA, hingga pukul 06.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 35.566,7 µg/m3 pagi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menerbitkan peringatan dini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, yang terjadi di sebagian wilayah Riau pada siang atau sore dan malam hari.

Berdasarkan pantauan Wartasuluh.com dari laman BMKG, Selasa (27/10/2026), Kualitas Udara Pekanbaru BERBAHAYA sejak pukul 00.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat 1.812,5 µg/m3, pukul 01.00 WIB sebesar 3.232,6 µg/m3, pukul 02.00 WIB sebesar 1.695,2 µg/m3, pukul 03.00 WIB sebesar 1.402,2 µg/m3, pukul 04.00 WIB sebesar 2.062,1 µg/m3, pukul 05.00 WIB sebesar 2.595,9 µg/m3, dan pukul 06.00 WIB sebesar 35.566,7 µg/m3.

Kualitas udara Pekanbaru sempat Sedang dengan Konsentrasi Partikulat 48,3 µg/m3.

Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer).

Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).

"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Pelalawan, Kampar, Bengkalis, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu dan Kota Pekanbaru pada siang atau sore dan malam hari," sebut Yasir P, Forecaster On Duty Stasiun Pekanbaru.

Pada pagi hari, katanya, udara kabur hingga cuaca cerah berawan. Sedangkan pada siang hari, cuaca cerah berawan hingga berawan.

"Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Bengkalis, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kampar, Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru," ujar Yasir P.

Pada sore hingga malam hari, katanya, cuaca cerah berawan hingga berawan. "Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Riau," kata Yasir P.

Kemudian pada dini hari, katanya, udara kabur hingga cuaca berawan. "Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Kampar, Bengkalis, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kota Dumai dan Kota Pekanbaru," tambah Yasir P.

Suhu udara antara 23.0 hingga 33.0 °C dengan kelembapan udara berkisar 60 hingga 100 persen. 

Sedangkan angin bertiup dari Tenggara ke arah Selatan dengan kecepatan 10-30 km/jam.

Kemudian untuk prakiraan tinggi gelombang di Wilayah Perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 – 1.25 meter (Rendah). Waspada tinggi gelombang mencapai 2.5m berpotensi terjadi di wilayah Perairan Rokan Hilir, Perairan Dumai – Bengkalis, dan Perairan Kep. Meranti – Pelalawan.

Sementara itu, di Riau tidak terdapat titik panas berdasarkan update titik panas (hotspot), Senin (26/10/2026) pukul 23.59 WIB. 

"Jumlah titik panas (hotspot) wilayah Sumatera sebanyak 119 titik panas yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan 75 titik panas, Bangka Belitung 32 titik panas, Lampung dan Sumatera Barat masing-masing 4 titik panas, dan Sumatera Utara 1 titik panas," jelas Yasir P. (shd)