Dua Hari Kunker di Batang Peranap: Pemkab Inhu Sisir Layanan Publik hingga Infrastruktur 3T

Dua Hari Kunker di Batang Peranap: Pemkab Inhu Sisir Layanan Publik hingga Infrastruktur 3T
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, meninjau kondisi beberapa sekolah dasar yang dinilai masih kurang layak dan memprihatinkan, seperti di SDN 008 Peladangan, SD Kelas Jauh Peladangan, hingga SD Kelas Jauh Punti Kayu, saat kunjungan kerja ke Batang Peranap, Rabu (2/9/2026) bersama Wakil Bupati, Sekda, anggota DPRD dan OPD. FOTO: Diskominfotik Inhu

WARTASULUH.COM, BATANG PERANAP — Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., bersama Wakil Bupati Ir. H. Hendrizal, M.Si., dan jajaran Pemkab Inhu melaksanakan agenda kunjungan kerja (kunker) maraton selama dua hari di Kecamatan Batang Peranap pada Selasa–Rabu, 1–2 September 2026.

Cek kesehatan gratis sebagai bentuk pelayanan kesehatan untuk masyarakat 

Selain memantau fasilitas publik dan menyerap aspirasi warga di wilayah terluar, kunjungan ini bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi ke-22 Kecamatan Batang Peranap.

Mengawali agenda pada Selasa (1/9), Bupati dan Wabup meninjau Puskesmas Batang Peranap di Desa Sukamaju untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta kedisiplinan tenaga medis. Ade menegaskan sektor kesehatan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Pada hari yang sama, Pemkab Inhu menghadiri Festival Budaya Adat masyarakat setempat. Acara dimeriahkan dengan prosesi tradisi Beghagak Tabak, Caca Inai, dan Makan Beradat. Di tengah perayaan tersebut, Bupati menyampaikan komitmennya dalam pelestarian budaya sekaligus mengimbau warga untuk mewaspadai potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di masa fenomena El Nino.

Malam puncak peringatan digelar di Desa Sencano Jaya melalui dialog terbuka bersama warga. Masyarakat menyampaikan beberapa isu mendesak, seperti kejelasan tapal batas wilayah, perbaikan infrastruktur jalan, status Guru Bantu Daerah (GBD), hingga belum meratanya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Syukuran Hari Jadi Kecamatan Batang Peranap ke-22

Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan akan segera merampungkan permasalahan tapal batas. Terkait pembangunan jalan, Pemkab Inhu terus memperjuangkan alokasi dana Transfer Ke Daerah (TKD) pusat di tengah keterbatasan kondisi fiskal daerah saat ini.

Menyisir Wilayah 3T 

Setelah bermalam menggunakan tenda di tepi aliran sungai Desa Peladangan, rombongan melanjutkan kunker, Rabu (2/9) dengan fokus penanganan kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). 

Untuk Kesehatan dan administrasi kependudukan, Pemkab Inhu membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui UPTD Puskesmas Sencano Jaya, penyerahan bantuan gizi ibu hamil/menyusui, serta pelayanan perekaman e-KTP langsung di lokasi oleh Disdukcapil.

Bidang pendidikan, bupati meninjau kondisi memprihatinkan SDN 008 Peladangan, SD Kelas Jauh Peladangan, dan SD Kelas Jauh Punti Kayu. Pemkab akan mengupayakan penataan status sekolah, pembangunan ruang kelas baru via Kemendikdasmen, serta berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional agar sekolah 3T diprioritaskan mendapat Program MBG.

Bupati jugaemyoroti Infrastruktur dan BUMDes. Di sini beliau meninjau titik eks-jembatan putus di Desa Pesajian, rencana pembangunan turap di Desa Sungai Aur, area rawan banjir Puskesmas Sencano Jaya, serta mengunjungi BUMDes Harapan Baru.

"Keterbatasan fiskal daerah tidak menjadi penghalang untuk hadir di tengah masyarakat. Pemkab Inhu terus berkomitmen memperjuangkan dukungan pusat demi pemenuhan hak pelayanan dasar warga," tegas Ade Agus Hartanto menutup rangkaian kunker. (advertorial)