Kualitas Udara Pekanbaru 1 September 2026 Tidak Sehat, Masih Ada 10 Titik Panas Menyala di Riau

Kualitas Udara Pekanbaru 1 September 2026 Tidak Sehat hingga pukul 06.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 93,3 µg/m3. Masih ada 10 titik panas (hotspot) menyala di Provinsi Riau, terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu 5 titik panas, berdasarkan Update Info Hotspot Riau BMKG pada 31 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB. 

Kualitas Udara Pekanbaru 1 September 2026 Tidak Sehat, Masih Ada 10 Titik Panas Menyala di Riau
Kualitas Udara Pekanbaru 1 September 2026 Tidak Sehat hingga pukul 06.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 93,3 µg/m3. Masih ada 10 titik panas (hotspot) menyala di Provinsi Riau, terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu 5 titik panas, berdasarkan Update Info Hotspot Riau BMKG pada 31 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB.  GRAFIS: BMKG

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Kualitas Udara Pekanbaru 1 September 2026 Tidak Sehat hingga pukul 06.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 93,3 µg/m3. Masih ada 10 titik panas (hotspot) menyala di Provinsi Riau, terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu 5 titik panas, berdasarkan Update Info Hotspot Riau BMKG pada 31 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB. 

Dikutip Wartasuluh.com dari laman Bmkg.go.id, Selasa (1/9/2026), Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat sejak pukul 01.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat 86 µg/m³, pukul 02.00 WIB sebesar 96 µg/m³, pukul 03.00 WIB sebesar 75 µg/m³, pukul 04.00 WIB sebesar 97,8 µg/m3, pukul 05.00 WIB sebesar 73,1 µg/m3, dan pukul 06.00 WIB sebesar 93,3 µg/m3.

Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer). 

Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Sementara itu, Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Gita DS, mengatakan, terdapat 10 titik panas berdasarkan Update Info Hotspot Riau BMKG pada 31 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB, yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hulu 5 titik panas, Bengkalis dan Pelalawan masing-masing 2 titik panas, serta Indragiri Hilir 1 titik panas.

"Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera 1.153 titik panas yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan 715 titik panas, Kepulauan Bangka Belitung 187 titik panas, Lampung 133 titik panas, Aceh 44 titik panas, Kepulauan Riau 21 titik panas, Sumatera Utara 18 titik panas, Bengkulu dan Jambi masing-masing 11 titik panas, Riau 10 titik panas, dan Sumatera Barat 3 titik panas," ungkap Gita DS, Selasa (1/9/2026). (shd)