Akhyar Ilyas Jadi Pelatih Kepala PSPS Pekanbaru, Liga 2 Musim 2026/2027, Laga Kandang Tetap di Stadion Kaharuddin Nasution
Jelang Liga 2 Musim 2026/2027 yang akan berlangsung mulai September 2026 hingga Mei 2027 dengan total 273 pertandingan, Akhyar Ilyas telah ditunjuk manajemen jadi pelatih kepala PSPS Pekanbaru, Ambrizal dan Roffy Sunaryo sebagai asisten pelatih, Abdul Rohman pelatih kiper, serta Abda Alief pelatih fisik pemain.
WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Jelang Liga 2 Musim 2026/2027 yang akan berlangsung mulai September 2026 hingga Mei 2027 dengan total 273 pertandingan, Akhyar Ilyas telah ditunjuk manajemen jadi pelatih kepala PSPS Pekanbaru, Ambrizal dan Roffy Sunaryo sebagai asisten pelatih, Abdul Rohman pelatih kiper, serta Abda Alief pelatih fisik pemain.
"Saat ini seluruh unsur pelatih sudah terpenuhi. Mulai dari pelatih kepala, asisten pelatih, pelatih kiper dan juga pelatih fisik," ungkap Edward Riansyah, CEO PSPS Pekanbaru, Selasa (30/6/2026).
Selain itu, Askar Bertuah tetap menjadikan Stadion Kaharuddin Nasution untuk laga kandang, sama seperti musim-musim sebelumnya.
Edward Riansyah mengatakan, karena seluruh unsur kepelatihan telah terpenuhi, maka jajaran pelatih akan segera menyusun skuad PSPS Pekanbaru terbaik untuk menghadapi Liga 2 Musim 2026/2027.
Latihan perdana sekaligus proses seleksi pemain PSPS Pekanbaru, direncanakan dimulai paling lambat pada 15 Juli 2026. Seleksi tersebut akan menjadi tahap awal pembentukan skuad Askar Bertuah.
"Rencananya kita akan latihan dan seleksi pemain ini paling lambat 15 Juli. Ya paling telatnya tanggal segitu kita sudah latihan," kata Edward Riansyah.
Terkait komposisi pemain, manajemen masih menunggu rekomendasi dari tim pelatih. Hingga saat ini, baru Asir Asiz yang dipastikan telah menandatangani kontrak bersama PSPS untuk musim 2026/2027.
Selain itu, pemain asing Antonio Gamaroni juga dipastikan tetap berseragam PSPS setelah menyatakan komitmennya untuk bertahan bersama klub kebanggaan masyarakat Riau tersebut.
Sementara untuk pemain lainnya, manajemen bersama tim pelatih masih akan melakukan evaluasi sesuai kebutuhan tim serta skema permainan yang akan diterapkan pelatih kepala Akhyar Ilyas.
Liga 2 musim 2026-2027 tetap menggunakan format kompetisi yang sama seperti musim lalu dengan jumlah peserta 20 klub yang dibagi ke dalam dua grup.
Masing-masing grup berisi 10 tim dan menjalani sistem triple round robin. Setelah fase grup selesai, kompetisi akan berlanjut ke babak play-off promosi, play-off degradasi, serta pertandingan final untuk menentukan juara.
Selain format Championship Liga 2, aturan mengenai pemain asing juga tidak mengalami perubahan, yaitu tiga pemain asing dan dapat bermain secara bersamaan di lapangan.
Semua klub diwajibkan memberikan kesempatan bermain kepada pemain muda U-21, sebagai bagian dari program pembinaan talenta sepak bola nasional.
Berikut daftar 20 stadion Pertandingan Liga 2 Musim 2026/2027 yang telah melalui proses penilaian infrastruktur dalam siklus lisensi klub kali ini:
1. Persis Solo – Stadion Manahan
2. PSBS Biak – Belum ditetapkan
3. Semen Padang FC – Stadion H. Agus Salim Padang dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api
4. Deltras FC – Stadion Gelora Delta Sidoarjo
5. FC Bekasi City – Stadion Patriot Candrabhaga
6. Kendal Tornado FC – Stadion Sriwedari
7. Persela Lamongan – Stadion Surajaya
8. Persiba Balikpapan – Stadion Batakan
9. Persikad – Stadion Pakansari
10. Persiku Kudus – Stadion GOR Wergu Wetan Kudus
11. Persipura Jayapura – Stadion Lukas Enembe
12. Persiraja Banda Aceh – Stadion H. Dimurthala
13. PS Barito Putera – Stadion Demang Lehman
14. PSIS Semarang – Stadion Jatidiri
15. PSMS Medan – Stadion Utama Sumatera Utara
16. PSPS Pekanbaru – Stadion Kaharuddin Nasution
17. Sumsel United – Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dan Stadion Bumi Sriwijaya
18. RANS Nusantara FC – Stadion Kanjuruhan
19. Dejan FC – Stadion Gelora 10 November
20. PSGC Ciamis – Stadion Galuh Ciamis
(kha)
Lestari



