Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat 26 Agustus 2026, Wali Kota Agung Nugroho Gelar Salat Istisqa Minta Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat 26 Agustus 2026 hingga pukul 05.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 216,8 µg/m³, sedangkan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah beberapa hari terakhir menyelimuti langit Pekanbaru. Oleh karena itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama ratusan orang warga Pekanbaru melaksanakan Salat Istisqa (minta hujan) di Masjid Al Kautsar, Jalan Neraca, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (26/8/2026).

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat 26 Agustus 2026, Wali Kota Agung Nugroho Gelar Salat Istisqa Minta Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat 26 Agustus 2026 hingga pukul 05.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 216,8 µg/m³, sedangkan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah beberapa hari terakhir menyelimuti langit Pekanbaru. Oleh karena itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama ratusan orang warga Pekanbaru melaksanakan Salat Istisqa (minta hujan) di Masjid Al Kautsar, Jalan Neraca, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (26/8/2026). FOTO: Diskominfotiks Pekanbaru

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat 26 Agustus 2026 hingga pukul 05.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 216,8 µg/m³, sedangkan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah beberapa hari terakhir menyelimuti langit Pekanbaru. Oleh karena itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama ratusan orang warga Pekanbaru melaksanakan Salat Istisqa (minta hujan) di Masjid Al Kautsar, Jalan Neraca, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (26/8/2026).

Salat Istisqa digelar sebagai ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru. Selain memohon hujan, warga juga mendoakan keselamatan para petugas yang berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai daerah.

Wali Kota Agung Nugroho hadir bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Salat Istisqa tersebut diimami oleh Ustad Abdul Rahman Arif.

Usai melaksanakan salat, Agung mengatakan doa yang dipanjatkan tidak hanya ditujukan agar hujan segera turun, tetapi juga untuk keselamatan seluruh elemen yang saat ini berjuang menangani Karhutla.

"Karena kita tahu asap kualitas udara di Pekanbaru sudah tidak sehat. Kita tidak hanya mendoakan agar hujan, tapi juga mendoakan agar diberikan keselamatan kepada seluruh elemen yang berjibaku memadamkan api," kata Agung.

Ia berharap kondisi kabut asap yang melanda Pekanbaru dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia dapat segera berakhir.

Agung juga mendoakan seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan Karhutla di berbagai wilayah Indonesia senantiasa diberikan keselamatan dan kekuatan. Pelaksanaan salat Istisqa ini juga dilaksanakan Pemko Pekanbaru serentak di 15 kecamatan yang ada.

Di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk, Agung turut mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Warga yang memang harus beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker sebagai upaya melindungi diri dari paparan udara yang tidak sehat.

"Karena BMKG dan ISPU saat ini menunjukkan kualitas yang berbahaya. Masyarakat harus menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan," ucapnya.

Suasana Salat Istisqa berlangsung khusyuk. Kekhusyukan semakin terasa saat khatib, Ustad Syaifila, menyampaikan tausiyah dan memanjatkan doa agar hujan segera diturunkan serta kondisi kabut asap dan Karhutla dapat segera berakhir.

Ia menambahkan, melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini, Pemko Pekanbaru bersama masyarakat berharap hujan segera turun sehingga kualitas udara membaik, Karhutla dapat ditangani, serta seluruh petugas yang berada di garis depan penanganan kebakaran diberikan perlindungan dan keselamatan. (kha)