Tim KKN-PPM UGM Bentala Melayu Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Pertolongan Pertama di SMA Negeri 1 Siak, Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar

Tim KKN-PPM UGM Bentala Melayu Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Pertolongan Pertama di SMA Negeri 1 Siak, Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar
Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Bentala Melayu 2026 menyelenggarakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Pertolongan Pertama bagi pelajar di SMA Negeri 1 Kabupaten Siak, pada Jumat (31/7/2026).  FOTO: Tim KKN PPM UGM

WARTASULUH.COM, SIAK – Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Bentala Melayu 2026 menyelenggarakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Pertolongan Pertama bagi pelajar di SMA Negeri 1 Kabupaten Siak, pada Jumat (31/7/2026). 

Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Siak sebagai narasumber serta Puskesmas Siak sebagai mitra. Pelatihan diikuti dengan antusias oleh lebih dari 100 siswa dan siswi SMA Negeri 1 Siak sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan.

Program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Tim KKN-PPM UGM Bentala Melayu dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, di bidang kesehatan. 

Pelajar dinilai perlu memiliki pemahaman dasar mengenai pertolongan pertama agar mampu memberikan tindakan awal yang tepat pada kondisi darurat sebelum tenaga kesehatan tiba. 

Melalui pelatihan ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih tanggap terhadap kejadian kegawatdaruratan sekaligus meningkatkan kepedulian siswa terhadap keselamatan sesama.

"Keterampilan Bantuan Hidup Dasar dan pertolongan pertama merupakan kemampuan dasar yang penting dimiliki oleh setiap individu. Melalui pelatihan ini, kami berharap para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keberanian dan kesiapan untuk memberikan pertolongan awal secara tepat ketika menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekitar," ujar Irwan, narasumber dari PMI Kabupaten Siak.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber dari PMI Kabupaten Siak mengenai Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau Bantuan Hidup Dasar, penanganan perdarahan, serta penanganan patah tulang. 

Setelah memperoleh penjelasan materi, peserta mengikuti demonstrasi yang dipandu langsung oleh narasumber sebagai gambaran penerapan teknik pertolongan pertama yang benar.

Untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif, seluruh peserta dibagi ke dalam tiga pos praktik, yaitu Pos CPR, Pos Penanganan Perdarahan, dan Pos Penanganan Patah Tulang.

Pada setiap pos, siswa mempraktikkan secara langsung teknik yang telah dipelajari dengan pendampingan dari narasumber PMI Kabupaten Siak bersama Tim KKN-PPM UGM Bentala Melayu.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif bertanya dan mencoba setiap prosedur pertolongan pertama.

Melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Pertolongan Pertama ini, Tim KKN-PPM UGM Bentala Melayu berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh di lingkungan sekolah maupun masyarakat. 

Dengan meningkatnya kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi kondisi darurat, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih tanggap, peduli, dan siap memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat. (rls)