Mahasiswa STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Kunjungi Radio Diva Nusantara
Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar-Ridho Bagansiapipi kunjungi Radio Diva Nusantara (RDN) 101,1 FM di Jalan Kecamatan Bagansiapiapi Selasa (20/10/2026).
WARTASULUH.COM, ROKAN HILIR – Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar-Ridho Bagansiapipi kunjungi Radio Diva Nusantara (RDN) 101,1 FM di Jalan Kecamatan Bagansiapiapi Selasa (20/10/2026). Kunjungan ini terkait materi perkuliahan Manajemen Redaksi, pertemuan ke-15, Mengunjungi Dapur Redaksi.
Kunjungan itu disambut Direktur RDN, Ricky Boim, pihak mahasiswa didampingi Dosen Pengampu Mata Kuliah Manajemen Redaksi, Noprio Sandi, ST., M.I.Kom.
Noprio Sandi menjelaskan kalau kehadiran mereka sebagai bentuk implementasi keilmuan di kampus, terutama ingin mengetahui dapur redaksi RDN dari dekat, terutama menyangkut manajemennya.
"Kami ingin mengetahui seperti apa perencanaan, pengorganisasian, pengaktualisasian hingga kontrolnya," ungkapnya sembari meminta Ricky Boim memberikan penjelasan sekaligus menjabarkan ilmu kepada mahasiswa.
Sementara itu, Ricky Boim menejabarkan, dari sisi perencanaan, RDN telah memiliki perizinan, menyusun siaran hingga pembiayaan. "Yang berat itu membayar listriknya, perbulan itu mencapai Rp15 juta," jabarnya.
Di sisi pengorganisasian, radio ini telah memiliki penyiar, petugas lapangan hingga struktur organisasi sesuai kebutuhan.
Untuk pengaktualisasian, RDN memiliki mobil operasional untuk siaran langsung di lapangan. Memiliki pemancar dengan kekuatan hingga 5.000 Watt, dengan jangkauan siaran sangat jauh sampai ke Malaysia.
"Kalau kami gunakan 3.000 Watt saja, itu kami tes sampai ke pintu tol Bathin Solapan," sebut Ricky.
Dalam segi pengontrolan, Ricky mengaku terjun langsung memastikan operasional radio ini berjalan dengan baik. "Kalau yang biasa-biasa saja, cukup karyawan, tetapi sifatnya agak penting, memang saya yang turun langsung," ujarnya lagi.
Dalam pada itu, Ricky juga membuka ruang kepada mahasiwa untuk menimba ilmu di RDN, terutama yang mau melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). "Tahun 2025 ada empat mahasiswa PPL di sini, masuk pagi sampai siang selama sebulan," ujar Ricky. (rls)



admin



