Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Periode 21-27 Oktober 2026 Turun Rp75,48 per Kg Jadi Rp3.745,42 per Kg
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Mitra Swadaya Riau No 39 periode 21-27 Oktober 2026 turun Rp75,48 per Kg atau 2,09 persen jadi Rp3.679,40 per Kg berdasarkan hasil rapat penetapan harga Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim, menggunakan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra dan Keputusan Dirjenbun Nomor144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Mitra Swadaya Riau No 39 periode 21-27 Oktober 2026 turun Rp75,48 per Kg atau 2,09 persen jadi Rp3.679,40 per Kg berdasarkan hasil rapat penetapan harga Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim, menggunakan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra dan Keputusan Dirjenbun Nomor144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr. Defris Hatmaja, mengatakan, kenaikan tersebut dipengaruhi menguatnya harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel).
Berdasarkan hasil penetapan harga, harga penjualan CPO naik Rp113,77 per kilogram, sedangkan harga kernel meningkat Rp758,39 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya.
"Dalam penetapan kali ini, harga TBS tertinggi untuk kelompok umur 9 tahun ditetapkan Rp3.679,40 per kilogram. Harga tersebut berlaku selama satu pekan, mulai Rabu (21/10/2026) hingga Selasa (27/10/2026)," kata Defris, Selasa (20/10/2026).
Indeks K yang digunakan dalam perhitungan sebesar 93,76 persen. Harga CPO yang tercantum dalam hasil penetapan sebesar Rp14.836,06 per kilogram, sedangkan harga kernel mencapai Rp13.103 per kilogram. Adapun harga cangkang ditetapkan Rp21,49 per kilogram dengan BOTL 0,61 persen.
Data penjualan perusahaan juga menunjukkan penguatan harga pada sejumlah komoditas. PT Inecda mencatat harga CPO naik Rp68 per kilogram, dari Rp14.837 menjadi Rp14.905 per kilogram. Harga kernel perusahaan tersebut meningkat Rp391 per kilogram, dari Rp12.712 menjadi Rp13.103 per kilogram.
Sementara itu, PT Salim Ivomas Pratama Kayangan mencatat harga CPO Rp14.775 per kilogram. PT Indomakmur Sawit Berjaya mencatat harga kernel Rp12.250 per kilogram, sedangkan PT Serikat Putra Lubuk Raja di Pelalawan dan PT Indriplant Napal di Indragiri Hulu masing-masing mencatat harga kernel Rp12.000 per kilogram.
Untuk pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, penetapan harga mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16. Harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim. Apabila terkena validasi dua, maka digunakan harga rata-rata KPBN.
"Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp14.904,33 per kilogram, sedangkan harga kernel KPBN sebesar Rp12.475 per kilogram," imbuh Defris.
Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapan harga menyatakan terus melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga TBS sesuai regulasi dan memberikan keadilan bagi pihak yang bermitra.
Upaya tersebut didukung Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, dengan harapan dapat berdampak pada peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat.
Berikut Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau No 39 Periode 21-27 Oktober 2026:
Umur 3 Tahun: Rp2.846,36 per Kg
Umur 4 Tahun: RpRp3.176,13 per Kg
Umur 5 Tahun: Rp3.410,07 per Kg
Umur 6 Tahun: Rp3.541,98 per Kg
Umur 7 Tahun: Rp3.621,78 per Kg
Umur 8 Tahun: Rp3.665,80 per Kg
Umur 9 Tahun: Rp3.679,40 per Kg
Umur 10-20 Tahun: Rp3.640,55 per Kg
Umur 21 Tahun: Rp3.578,69 per Kg
Umur 22 Tahun: Rp3.507,59 per Kg
Umur 23 Tahun: Rp3.426,75 per Kg
Umur 24 Tahun: Rp3.365,55 per Kg
Umur 25 Tahun: Rp3.315,31 per Kg
Umur 26 Tahun: Rp3.297,23 per Kg
Umur 27 Tahun: Rp3.269,25 per Kg
Umur 28 Tahun: Rp3.216,23 per Kg
Umur 29 Tahun: Rp3.177,28 per Kg
Umur 30 Tahun: Rp3.088,26 per Kg
(shd)



Lestari



