Daftar Password Mudah Dihack dalam Waktu 1 Detik, Segera Ganti!

Daftar Password Mudah Dihack dalam Waktu 1 Detik, Segera Ganti!
Ilustrasi Hacker

WARTASULUH.COM- Password menjadi kunci dari segala akses hal penting yang Anda miliki. Sebutlah untuk akses email, platform media sosial, hingga perbankan. Karena itu, sudah saatnya untuk memikirkan masak-masak password yang tidak mudah ditebak oleh para hacker.

Apalagi, banyak orang menggunakan password yang sama untuk dua atau lebih akun. Tidak sedikit pula yang tidak menggunakan password manager dan memilih menyimpan password mereka di browser.

"Menggunakan informasi yang dapat diidentifikasi, seperti tim sepak bola favorit, nama anggota keluarga, atau kota tempat Anda tinggal, dapat membuat kata sandi lebih mudah ditebak. Meskipun informasi ini mudah diingat, pelaku ancaman juga dapat dengan mudah mengetahuinya dengan menjelajahi profil media sosial Anda dalam waktu singkat," kata hacker di North East Business Resilience Centre (NEBRC) Joe Cockcroft.

Nah, dari deretan password yang buruk, ternyata ada yang paling mudah ditentukan hacker. Berikut ini daftar password yang sering digunakan dan mudah ditebak hacker:

1. password - diretas di bawah satu detik

2. 123456 - diretas di bawah satu detik

3. 123456789 - diretas di bawah satu detik

4. guest - diretas dalam 10 detik

5. qwerty - diretas di bawah satu detik.

Khawatir dengan keamanan password yang Anda gunakan? Cockcroft memberikan saran untuk membuat password yang susah ditebak.

Pertama, gunakan password yang kompleks. Panjang pendeknya password berpengaruh, termasuk juga penggunaan angka, simbol dan huruf-huruf. Kombinasi semuanya lebih baik ketimbang menggunakan password yang panjang dan hanya berisi huruf-huruf.

Selain itu, pastikan Anda tidak menggunakan password yang sama atau hampir sama di akun yang lain. Misalnya, Anda hanya menambahkan angka berbeda di akhir password. Pola yang Anda buat akan membuat hacker mudah menebaknya.

Paling penting, cek secara berkala apakah password Anda termasuk dalam data yang bocor di internet. Salah satu yang paling mudah diakses adalah situs Have I Been Pwned.

Terakhir, pastikan untuk menggunakan multi-factor authentication (MFA) yang membutuhkan faktor tambahan untuk mengakses akun. Biasanya berupa kode yang dikirimkan ke perangkat mobile via aplikasi atau pesan singkat. Demikian melansir Mirror UK.