galeri foto

Kembangkan Metode Tefa, SMK Hasana Launching Rumah Lansia, Mini Bank dan Aplikasi Skul.id

Kembangkan Metode Tefa, SMK Hasana Launching Rumah Lansia, Mini Bank dan Aplikasi Skul.id
Memukul rebana secara bersama-sama tanda diluncurkannya Rumah Lansia, Mini Bank dan Aplikasi Skul.id. (Foto: Lestari)

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Hasanah Pekanbaru melaunching caregiver SMK Hasanah 'Rumah Lansia', bank mini Hasanah, dan aplikasi skul.id telkomsel, Kamis (23/2/2023) di halaman sekolah yang terletak di Jalan Cempedak Nomor 37, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Peluncuran ini merupakan pengembangan dari pembelajaran Teaching Factory (Tefa).

Kegiatan itu berlangsung meriah karena dibaregi pembukaan turnamen futsal SMK Hasanah Cup XIV tahun 2023. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapala Dinas Pemuda dan Olahraga, H Boby Rachmat SSTP MSi, Kepala Dinas Pendidikan Riau diwakili Kepala Bidang Pengembangan SMK Arden Simeru, Kepala Dinas Sosial Riau diwakili Kepala UPT Panti Jompo, Ngadiono, Manajemen Bank Riau Kepri, Manajemen PT Telkomsel dan beberapa undangan lainnya. 

Galeri  - Kepala SMK Hasanah Sondang Elizabet dan Management PT Telkomsel menunjukkan naskah MoU usai ditandatangani

Kepala SMK Hasanah, Sondang Elizabet, di sela-sela acara mengatakan dalam proses belajar mengajar, pihaknya sudah menerapkan metode Tefa atau Teaching Factory. "Tefa merupakan sebuah konsep pembelajaran yang berorientasi pada produksi dan bisnis untuk menjawab tantangan perkembangan industri saat ini dan nanti," kata Sondang. 

Dijelaskan Sondang, Tefa adalah model pembelajaran yang membawa suasana industri ke sekolah sehingga sekolah bisa menghasilkan produk berkualitas industri. Dengan proses pembelajaran Tefa peserta didik dapat belajar dan menguasai keahlian dan keterampilan sesuai dengan kompetensinya masing-masing yang dilaksanakan berdasarkan prosedur dan standard kerja industri sesungguhnya.

Galeri -Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Boby Rachmat melakukan tendangan pertama tanda dibukanya SMK Hasanah Cup XIV

Produk-produk yang dibuat oleh peserta didik sebagai proses belajar pun dapat dipasarkan ke masyarakat sehingga hasilnya dapat digunakan untuk memenuhi biaya operasional sekolah untuk praktik pembelajaran.

Selain itu, disebutkan Sondang, peluncuran ini bentuk dukungan SMK Hasanah terhadap  Peraturan Gubernur Riau (Pergubri) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penguatan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Melalui Kemitraan dengan Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja. 

Galeri - Kepala Bidang  SMK, Arden Simeru menyampaikan kata sambutan

"Dengan diluncurkan tiga kegiatan kita saat ini sebagai bentuk dukungan sekolah kita terhadap Pergubri Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penguatan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Melalui Kemitraan dengan Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja," ujar .

Galeri - Jelang pengguntingan pita peresmian Rumah Lansia 

Menurut Sondang, keberadaan tiga kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran praktek kompetensi bagi para anak didiknya. "Untuk caregiver 'rumah lansia', kita bekerja sama dengan UPT PSTW Khusnul Khotimah, di mana menjadi sarana praktek kompetensi bagi siswa kita jurusan keperawatan. Lalu, bank mini Hasanah yang bekerja sama dengan Bank Riau Kepri syariah sebagai labor praktek bagi siswa kompetensi keahlian akuntansi dan keuangan lembaga, serta aplikasi skul.id bekerja sama dengan PT Telkomsel Indonesia, sebagai presensi absensi siswa, guru, dan karyawan, sekaligus untuk penilaian tugas serta e-raport," jelasnya.

"Kehadiran caregiver rumah lansia Hasanah ini baru pertama di Riau, bahkan di Sumatera. Begitu juga dengan keberadaan aplikasi skul.id juga baru sekolah kita yang menerapkan hal tersebut di Riau," kata Sondang.  

Galeri - Fasilitas kamar dan tempat tidur yang ada di Rumah Lansia

Terkait turnamen futsal, terang Sondang, kegiatan yang digelar selama seminggu ke depan, mulai Kamis (23/2) hingga Rabu (1/3), di lapangan futsal milik SMK Hasanah yang terletak di Jalan Taskurun ini merupakan agenda tahunan sekolah. Kegiatan itu sebagai wadah dalam mempromosikan SMK Hasanah Pekanbaru. 

"Tahun ini, jumlah peserta turnamen futsal cup XIV diikuti 39 tim tingkat SLTA dan 30 tim SLTP," kata Sondang.

Foto bersama usai peresmian

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, diwakili Kepala Bidang (Kabid) SMK, Arden Simeru, mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut. Mengingat launching kegiatan yang dilakukan SMK Hasanah saat ini sebuah terobosan baru di Provinsi Riau, dan juga sejalan dengan pendidikan vokasi yang peraturannya telah diterbitkan di Riau, yakni Pergub nomor 6 tahun 2022.

"Apalagi, beberapa waktu lalu, pak Gubri Syamsuar mewakili gubernur se-Indonesia menerima Perpres Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Artinya,   Pemprov Riau telah lebih maju selangkah menerbitkan peraturan terkait pendidikan dan pelatihan vokasi," kata Arden.

 

Pendidikan vokasi, sebut Arden, memiliki peran strategis bagi sekolah kejuruan untuk menghasilkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan oleh industri, dunia usaha, dan dunia kerja. "Dan SMK Hasanah telah mengimplementasikan pendidikan vokasi tersebut lewat peluncuran kegiatan hari ini, sehingga lulusan siswanya dapat bersaing di dunia kerja dan industri. Tentunya, kita sangat mensupport-nya," ucap Arden. 

Galeri - Maju bersama menuju SMK Hasanah unggul

Sedangkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Boby Rachmat, mengatakan, apa yang dilaksanakan SMK Hasanah dengan rutin menggelar turnamen Futsal antar siswa SLTA dan SLTP sederajat tingkat Kota Pekanbaru ini merupakan sesuatu yang harus diberi apresiasi.

"Ini sangat sejalan dengan program Pemprov Riau yang ingin terus memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat," kata Boby.

Hanya saja, Boby berharap, kedepan event ini bisa ditingkatkan lagi, tidak hanya bagi sekolah-sekolah di Kota Pekanbaru, tetapi juga bisa diperluar untuk sekolah-sekolah di Provinsi Riau, untuk hal itu dispora siap mendukung.

"Kita siap mendukung, baik dalam penyedian lapangan, ataupun yang lainnya. Karena SMK Hasanah ini harus punya keunggulan dan ciri khas tersendiri, tidak hanya sekedar unggul dari sisi akademik semata," ucapnya.

Galeri - Siswa Jurusan Keparawatan SMK Hasanah siap menjadikan Rumah Lansia sebagai workshop

Kepada peserta, Boby berharap agar bisa bertanding dengan menjunjung tinggi sportifitas, menang memang menjadi target dan tujuan dalam setiap pertandingan, tapi meraih kemenangan dengan menjunjung tinggi sportifitas akan lebih diperlukan lagi," pungkasnya.

Kegiatan ini turut Manager Bank Riau Kepri Syariah wilayah II, Marwan Setiadi, perwakilan telkomsel sumbangut, camat Marpoyan Damai,  perwakilan dunia usaha dan industri, serta undangan lainnya. (galeri Foto SMK Hasanah)