Hasil Sumsel United vs PSPS Pekanbaru 3-2, Liga 2 Musim 2025-2026, Askar Bertuah Masih Tertahan di Posisi 3 Bawah Klasemen Grup Barat

Hasil Sumsel United vs PSPS Pekanbaru 3-2, Liga 2 Musim 2025-2026 atau Pegadaian Championship 2025-2026, Sabtu (10/1/202) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Palembang, Askar Bertuah tertahan di posisi 3 bawah Klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2025-2026.

Hasil Sumsel United vs PSPS Pekanbaru 3-2, Liga 2 Musim 2025-2026, Askar Bertuah Masih Tertahan di Posisi 3 Bawah Klasemen Grup Barat
Hasil Sumsel United vs PSPS Pekanbaru 3-2, Liga 2 Musim 2025-2026 atau Pegadaian Championship 2025-2026, Sabtu (10/1/202) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Palembang, Askar Bertuah tertahan di posisi 3 bawah Klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2025-2026. FOTO: PSPS Pekanbaru

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Hasil Sumsel United vs PSPS Pekanbaru 3-2, Liga 2 Musim 2025-2026 atau Pegadaian Championship 2025-2026, Sabtu (10/1/202) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Palembang, Askar Bertuah tertahan di posisi 3 bawah Klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2025-2026.

Tiga gol kemenangan Sumsel United disarangkan Juninho Cabral pada menit ke-26, Kahar Kalu pada menit ke-52 dan Diego Dall’Oca pada menit ke-90.

Sedangkan dua gol PSPS Pekanbaru disarangkan Ilham Fathoni pada menit ke-21 dan Vieri Donny pada menit ke-28. 

Walhasil, PSPS Pekanbaru tak bergerak dari posisi 8 Klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2025-2026 dengan 17 poin. Sedangkan Sumsel United dengan 27 poin, langsung melesat ke posisi 2 Klasemen Grup Barat.

Padahal, Askar Bertuah sudah diperkuat 5 orang pemain baru yang didatangkan pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso, sebagai starting line-up.

Mereka adalah Vieri Donny, Reza Kusuma, Misbakus Sholikin, Ilham Syafri, dan Brandon Scheunemann.

Akan tetapi, lima pemain yang baru masuk memperkuat kesebelasan asal Pekanbaru itu tak mampu mempertahankan keunggulan PSPS di depan 10 pemain Sumsel United. 

Menanggapi hal ini, Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso mengatakan, pertandingan melawan Sumsel United sangat menarik. Permainan berlangsung dengan terbuka dan saling menyerang.

"Tapi sayang, kami yang sudah leading 2-1 dengan jumlah pemain yang lebih, tapi pemain-pemain saya tidak bisa memanfaatkan peluang," ungkap Aji Santoso.

Aji Santoso mengaku sudah mengingatkan para pemain PSPS Pekanbaru untuk lebih kuat memegang bola dan tidak terburu-buru. 

Namun, pemainnya justru memberikan peluang kepada Sumsel United yang tampil dengan 10 pemain.

"Saya sudah ingatkan untuk lebih kuat pegang bola dan tidak terburu-buru, tapi justru pemain beri peluang untuk lawan," jelas Aji Santoso.

Sejak awal pertandingan, PSPS tampil percaya diri dan mengambil inisiatif serangan. Meski bermain di kandang lawan, tim asuhan Aji Santoso mampu mengontrol permainan dan tampil agresif.

Pada laga ini, Aji Santoso menurunkan lima pemain anyar, yakni Brandon Scheunemann, Misbakus Sholikin, Reza Kusuma, Ilham Syafri, dan Vieri Donny. Kehadiran mereka membuat lini tengah dan pertahanan PSPS tampil cukup solid.

Keunggulan PSPS tercipta pada menit ke-21 setelah wasit menunjuk titik putih akibat handball pemain belakang Sumsel United. Ilham Fathoni yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dan membawa PSPS unggul 1-0.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Sumsel United menyamakan kedudukan pada menit ke-26 melalui gol Juninho Cabral. PSPS kembali unggul dua menit berselang lewat gol Vieri Donny yang memanfaatkan umpan matang Ilham Fathoni, sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Petaka bagi Sumsel United terjadi pada menit ke-30. Kapten tim, Rachmad Hidayat, harus menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras, membuat tuan rumah bermain dengan sepuluh pemain hingga akhir laga. Hingga turun minum, PSPS tetap unggul 2-1.

Memasuki babak kedua, Sumsel United justru tampil lebih agresif meski kekurangan pemain. Tekanan tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-52. Sundulan Kahar Kalu memanfaatkan umpan Fatchurochman sukses menyamakan skor menjadi 2-2.

PSPS berusaha merespons lewat sejumlah peluang melalui Asir Azis, Reza Kusuma, dan Rafly Selang, namun tak satu pun berbuah gol. Saat laga tampak akan berakhir imbang, Sumsel United justru mencetak gol penentu kemenangan.

Pada menit ke-90, Diego Dall’Oca sukses menjebol gawang PSPS dan memastikan kemenangan dramatis 3-2 bagi Sumsel United. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pegadaian Championship 2025-2026 dibagi atas dua grup yaitu Grup Barat dan Grup Timur. 

PSPS Pekanbaru tergabung dalam Grup Barat bersama Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Sriwijaya FC, Sumsel United, Adhyaksa FC, Persikad Depok, FC Bekasi City, Garudayaksa, dan Persekat Tegal.

Sedangkan Grup Timur terdiri dari Persipura Jayapura, Kendal Tornado, PSS Sleman, PSIS Semarang, Persiku Kudus, Persela Lamongan, Deltras FC, Barito Putera, Persiba Balikpapan dan Persipal Palu.

Pemuncak setiap grup Pegadaian Championship 2025-2026, akan promosi dan dipertemukan untuk mencari juaranya. 

Runner-up grupnya juga bersaing untuk memperebutkan tiket terakhir promosi ke Super League. 

Posisi akhir grup, peringkat 10 langsung degradasi, sedangkan peringkat 9 akan play-off untuk menghindari degradasi. (kha)