Sambut Ramadan, Habib Rijal Minta Pemkab Inhil Tutup Tempat Hiburan Malam di Tembilahan
WARTASULUH.COM, TEMBILAHAN – Menjelang bulan suci Ramadan, tokoh masyarakat Tembilahan, Habib Rijal, meminta Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menutup seluruh tempat hiburan malam yang masih beroperasi, khususnya di wilayah Tembilahan. Permintaan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa.
Menurutnya, suasana Ramadan seharusnya dijaga agar tetap kondusif, religius, dan terbebas dari aktivitas yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan.
“Menjelang bulan suci Ramadan ini, saya meminta dengan tegas kepada pemerintah daerah agar menutup seluruh tempat hiburan malam yang beroperasi di Tembilahan, seperti Hiburan Malam Barca dan Grand Royal. Kita harus menghormati umat Islam yang sedang fokus menjalankan ibadah,” ujar Habib Rijal, Senin (16/2/2026).
Habib Ijal, sapaan akrabnya, menilai keberadaan tempat hiburan malam selama Ramadan tidak pantas dan berpotensi mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam beribadah. Ia juga mengaku menerima informasi terkait dugaan aktivitas negatif di sejumlah lokasi hiburan malam tersebut.
“Selama ini informasi di kalangan masyarakat kegiatan hiburan malam tersebut rentan terhadap kegiatan peredaran narkoba, minuman keras, bahkan praktik perzinahan, kalau ini benar, tentu sangat memprihatinkan dan harus segera ditindak,” tegasnya.
Ia meminta aparat penegak hukum bersama instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan penertiban secara serius, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga seterusnya. Menurutnya, langkah tegas diperlukan demi menjaga moral generasi muda dan ketertiban umum.
Lebih lanjut, Habib Rijal berharap pemerintah daerah segera mengeluarkan surat edaran resmi terkait pembatasan atau penutupan tempat hiburan malam agar tembilahan yang dijuluki kota ibadah terhindar dari kemaksiatan.
“Kita ingin Ramadan tahun ini dan setelahnya kabupaten Indragiri Hilir berjalan aman, nyaman, dan penuh keberkahan serta jauh dari kemaksiatan,” pungkasnya. (Eci)


Lestari 



