Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu Pantau Penumbangan Sawit di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo

Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, pantau langsung penumbangan pohon kelapa sawit di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kehadiran Danrem di lokasi bagian dari upaya pengurangan deforestasi dan pengembalian fungsi kawasan hutan konservasi.

Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu Pantau Penumbangan Sawit di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo
Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, pantau langsung penumbangan pohon kelapa sawit di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kehadiran Danrem di lokasi bagian dari upaya pengurangan deforestasi dan pengembalian fungsi kawasan hutan konservasi. FOTO: Penrem 031/Wira Bima

WARTASULUH.COM, PELALAWAN - Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, pantau langsung penumbangan pohon kelapa sawit di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kehadiran Danrem di lokasi bagian dari upaya pengurangan deforestasi dan pengembalian fungsi kawasan hutan konservasi.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD, khususnya Korem 031/Wira Bima, dalam mendukung program pemerintah. 

Kemudian juga untuk menjaga kelestarian lingkungan serta memulihkan ekosistem hutan yang selama ini mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan. 

“Kawasan TNTN memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Upaya pengurangan deforestasi ini harus dilakukan secara bertahap, terukur, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sekitar,” kata Danrem, Kamis (5/2/2026). 

Danrem menegaskan bahwa langkah penertiban dan penumbangan sawit di kawasan TNTN bukan semata tindakan penegakan. Tetapi juga bagian dari upaya menyelamatkan hutan sebagai warisan lingkungan bagi generasi mendatang.

Pada kesempatan ini, Danrem juga mengajak seluruh elemen masyarakat turut mendukung upaya pemulihan kawasan hutan. 

Pria dengan bintang satu juga meminta tidak lagi melakukan aktivitas yang merusak lingkungan serta bersama-sama menjaga kelestarian TNTN.

Danrem menegaskan akan terus bersinergi dengan instansi terkait. Baik pemerintah daerah mau pun aparat penegak hukum guna memastikan proses pemulihan kawasan TNTN berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. (kha)