Kualitas Udara Pekanbaru 24 Oktober 2026 Tidak Sehat, Peringatan Dini BMKG Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Pagi hingga Malam Hari
Kualitas Udara Pekanbaru 24 Oktober 2026 Tidak Sehat, hingga pukul 06.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 59,6 µg/m3. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terbitkan peringatan dini minta masyarakat waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang terjadi di sebagian wilayah Riau pada pagi, siang, sore dan malam hari.
WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Kualitas Udara Pekanbaru 24 Oktober 2026 Tidak Sehat, hingga pukul 06.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat (PM2.5) 59,6 µg/m3. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terbitkan peringatan dini minta masyarakat waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang terjadi di sebagian wilayah Riau pada pagi, siang, sore dan malam hari.
"Sobat cuaca, dengan kondisi asap yang masih tebal di wilayah Riau, kami menghimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan. Kami juga menghimbau untuk sobat memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat," ungkap Anggun R, Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan pantauan Wartasuluh.com dari laman BMKG, Sabtu (24/10/2026), Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat sejak pukul 00.00 WIB dengan Konsentrasi Partikulat 93,2 µg/m3, pukul 01.00 WIB sebesar 96,2 µg/m3, pukul 02.00 WIB sebesar 92,5 µg/m3, pukul 04.00 WIB sebesar 64,7 µg/m3, pukul 05.00 WIB sebesar 68,7 µg/m3, dan pukul 06.00 WIB sebesar 59,6 µg/m3.
Kualitas udara Pekanbaru sempat Sedang dengan Konsentrasi Partikulat 48,3 µg/m3.
Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer).
Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).
"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kampar, Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru pada pagi, siang, sore dan malam hari," sebut Anggun R.
Pada pagi hari, katanya, berpotensi terjadi kekaburan udara akibat asap (smoke) hingga cuaca berawan.
"Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti dan Pelalawan," ujar Anggun R.
Pada siang hari, katanya, juga berpotensi terjadi kekaburan udara akibat asap (smoke) hingga cuaca berawan.
"Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi dan Bengkalis," kata Anggun R.
Pada sore hingga malam hari, katanya, juga berpotensi terjadi kekaburan udara akibat asap (smoke) hingga hujan sedang.
"Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di hampir sebagian besar wilayah Riau," ucap Anggun R.
Kemudian pada dini hari, juga berpotensi terjadi kekaburan udara akibat asap (smoke) hingga hujan sedang. "Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Indragiri Hilir," tambah Anggun R.
Suhu udara antara 23.0 hingga 33.0 °C dengan kelembapan udara berkisar 55 hingga 100 persen.
Sedangkan angin bertiup dari Tenggara ke arah Barat Laut dengan kecepatan 10-20 km/jam.
Kemudian untuk prakiraan tinggi gelombang di Wilayah Perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 – 1.25 meter (Rendah).
Sementara itu, di Riau terdapat 14 titik panas berdasarkan update titik panas (hotspot), Jumat (23/10/2026) pukul 23.59 WIB, yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir 6 titik panas, Pelalawan 3 titik panas, Indragiri Hulu 2 titik panas, serta Siak, Kampar dan Kuantan Singingi masing-masing 1 titik panas.
"Jumlah titik panas (hotspot) wilayah Sumatera sebanyak 3.224 titik panas yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan 1.874 titik panas, Jambi 586 titik panas, Bangka Belitung 518 titik panas, Lampung 216 titik panas, Riau 14 titik panas, Bengkulu 11 titik panas, Sumatera Barat 3 titik panas, dan Kepulauan Riau 2 titik panas," jelas Anggun R. (shd)



Lestari



