Hasil Persebaya vs Arema FC 1-0, Semifinal Piala Presiden 2026, Bajul Ijo Tantang Arema FC di Babak Final
Hasil Persebaya vs Arema FC 1-0, Semifinal Piala Presiden 2026, Selasa (4/8/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Bajul Ijo tantang Arema FC di Babak Final.
WARTASULUH.COM, BALI - Hasil Persebaya vs Arema FC 1-0, Semifinal Piala Presiden 2026, Selasa (4/8/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Bajul Ijo tantang Arema FC di Babak Final.
Gol tunggal kemenangan Persebaya disarangkan Yuran Fernandes pada menit ke-45+7.
Hasil pertandingan ini membuat Persebaya akan berjumpa Persib Bandung di babak final Piala Presiden 2026 pada Kamis (6/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Begitu peluit kick-off dibunyikan, Persebaya langsung mengambil inisiatif permainan dan berusaha menekan pertahanan Arema FC. Bajol Ijo memperoleh tendangan bebas pada menit kedua setelah membangun serangan dari lini tengah.
Satu menit berselang, Miguel Pereira dilanggar Ahmad Maulana di area permainan Arema FC. Persebaya kembali mendapatkan peluang melalui situasi bola mati, namun belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Memasuki menit ke-10, kedua tim masih saling berusaha membongkar pertahanan lawan. Skor tetap bertahan 0-0.
Arema FC sempat membobol gawang Persebaya melalui John Alfarizi. Namun, gol tersebut tidak disahkan karena hakim garis lebih dahulu mengangkat bendera tanda offside.
Untuk menambah kreativitas serangan, pelatih Bernardo Tavares melakukan pergantian pemain pada menit ke-27. Francisco Rivera masuk menggantikan Diogo Ramalho.
Pertandingan sempat diwarnai insiden pada menit ke-37 ketika Matheus Blade melakukan pelanggaran terhadap Miguel Pereira. Wasit awalnya mengeluarkan kartu merah, tetapi setelah meninjau tayangan VAR, keputusan tersebut dianulir dan diubah menjadi kartu kuning.
Arema FC kembali mengancam menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-43, Ernando Ari tampil sigap dengan menghalau bola hasil situasi sepak pojok sehingga gawang Persebaya tetap aman.
Wasit memberikan tambahan waktu enam menit. Pada masa injury time, Persebaya memperoleh dua peluang beruntun melalui Miguel Pereira dan Toni Firmansyah. Namun, upaya keduanya masih mampu digagalkan lini pertahanan Arema FC.
Gol yang dinanti akhirnya hadir pada menit ke-45+5. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Francisco Rivera, Yuran Fernandes berhasil memenangkan duel udara dan menyundul bola ke dalam gawang Arema FC.
Gol tersebut membawa Persebaya unggul 1-0 sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan bagi Bajol Ijo.
Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan penyegaran di dalam tim. Reza Arya dan Ricky Pratama masuk menggantikan Ernando Ari serta Rachmat Irianto untuk menjaga intensitas permainan.
Arema FC langsung mengambil inisiatif menyerang demi mengejar ketertinggalan. Tekanan demi tekanan terus diarahkan ke lini pertahanan Persebaya sejak awal babak kedua.
Pada menit ke-48, Yuran Fernandes kembali menunjukkan perannya di lini belakang. Bek asal Tanjung Verde itu berhasil menyapu bola di depan gawang untuk menggagalkan peluang berbahaya Arema FC.
Tiga menit berselang, Yann Mabella melakukan intersep penting saat Arema FC membangun serangan. Meski terus berada di bawah tekanan, lini pertahanan Bajol Ijo mampu menjaga organisasi permainan dengan baik.
Persebaya tidak hanya bertahan. Pada menit ke-54, Miguel Pereira melepaskan sepakan mendatar dari luar kotak penalti. Namun, bola masih dapat diamankan penjaga gawang Arema FC.
Lima menit kemudian, Jefferson Silva turut memberikan ancaman melalui tembakan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, peluang tersebut kembali mampu digagalkan kiper lawan.
Pertandingan kembali berubah pada menit ke-66. Pemain belakang Arema FC menerima kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Miguel Pereira. Unggul jumlah pemain membuat Persebaya lebih leluasa mengatur ritme permainan, meski Arema FC tetap memberikan perlawanan hingga akhir laga.
Memasuki 10 menit terakhir, Arema FC terus berupaya mencari gol penyeimbang. Namun, lini pertahanan Persebaya tampil disiplin dan mampu meredam setiap serangan yang dibangun lawan.
Enam menit tambahan waktu berlangsung dengan tensi tinggi. Kedua tim tetap berusaha menciptakan peluang, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan 1-0 memastikan Persebaya melangkah ke final Piala Presiden 2026. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Bajol Ijo yang terus menunjukkan perkembangan permainan dan kekompakan tim sepanjang turnamen. Di partai final nanti, Persebaya akan menghadapi Persib Bandung untuk memperebutkan gelar juara. (shd)
Lestari



