Hasil PSIS vs PSPS Pekanbaru 2-1, Askar Bertuah di Posisi 6 Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026-2027
Hasil PSIS vs PSPS Pekanbaru 2-1, Jumat (11/9/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Jatidiri, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, skuad Askar Bertuah berada di posisi 6 Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026-2027 atau Liga 2 Musim 2026-2027.
WARTASULUH.COM, SEMARANG - Hasil PSIS vs PSPS Pekanbaru 2-1, Jumat (11/9/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Jatidiri, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, skuad Askar Bertuah berada di posisi 6 Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026-2027 atau Liga 2 Musim 2026-2027.

Hasil pertandingan ini membuat PSIS Semarang berada di puncak Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026-2027, walau hanya meraih 2 poin. Laskar Mahesa Jenar terkena sanksi pengurangan 1 poin oleh PSSI, lantaran PSIS Semarang tak lolos dalam pemeriksaan linsensi klub peserta liga.
Dua gol kemenangan PSIS Semarang disarangkan Akbar Arjunsyah pada menit ke-26 dan Lorensius Sabda pada menit ke-72.
Sedangkan PSPS Pekanbaru yang kalah, namun berhasil menyarangkan 1 gol oleh Antônio Gamaroni pada menit ke-45+2, berada di posisi 6 klasemen Grup A. Dalam pertandingan ini, pelatih Akhyar Ilyas juga mendapatkan kartu kuning di babak kedua.
Grup A Pegadaian Championship 2026-2027 ditempati PSIS Semarang, Adhyaksa FC Bekasi, Persikad, PSGC Ciamis, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Persiraja Banda Aceh, Semen Padang FC, Sumsel United dan Persiku.
Tak hanya PSIS Semarang yang mendapat pengurangan 1 poin sebelum bertanding, tapi juga Persiraja Banda Aceh, Semen Padang FC, Sumsel United. Bahkan, Persiku mendapat pengurangan 2 poin sebelum bertanding.
Grup B Pegadaian Championship 2026-2027 ditempati De Red FC, Deltras FC, Persis Solo, PS Barito Putra, RANS Nusantara FC, Kendal Tornado FC, Persela Lamongan, Persipura Jayapura, Persiba dan PSBS Biak.
Di grup B, yang mendapat pengurangan 1 poin sebelum bertanding yaitu Kendal Tornado FC, Persela Lamongan, dan Persipura Jayapura. Sedangkan Persiba dan PSBS Biak mendapat pengurangan 4 poin.
Liga 2 musim 2026-2027 tetap menggunakan format kompetisi yang sama seperti musim lalu dengan jumlah peserta 20 klub yang dibagi ke dalam dua grup.
Masing-masing grup berisi 10 tim dan menjalani sistem triple round robin. Setelah fase grup selesai, kompetisi akan berlanjut ke babak play-off promosi, play-off degradasi, serta pertandingan final untuk menentukan juara.
Selain format Championship Liga 2, aturan mengenai pemain asing juga tidak mengalami perubahan, yaitu tiga pemain asing dan dapat bermain secara bersamaan di lapangan.
Semua klub diwajibkan memberikan kesempatan bermain kepada pemain muda U-21, sebagai bagian dari program pembinaan talenta sepak bola nasional.
Sebelumnya, CEO PSPS Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, manajemen memang tidak menyiapkan agenda launching tim secara khusus. Hal itu lantaran para pemain yang akan memperkuat PSPS sudah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi.
"Untuk launching tim sendiri tidak ada, karena kan sudah menjalani TC semua. Paling nanti kita ada welcome dinner, semacam perkenalan tim saja," kata Edward.
Menurut Edward, kegiatan tersebut nantinya dikemas secara sederhana. Welcome dinner sekaligus menjadi kesempatan bagi pemain, pelatih, dan manajemen untuk membangun kebersamaan sebelum tim menjalani pertandingan resmi.
Tanpa adanya seremoni launching, bukan berarti persiapan PSPS dilakukan seadanya. Manajemen memastikan seluruh kebutuhan tim untuk menghadapi kompetisi telah dipersiapkan secara maksimal.
Edward menyebutkan, PSPS saat ini telah memiliki 29 pemain yang dipersiapkan untuk menjalani kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Dengan komposisi tersebut, manajemen menilai skuad Askar Bertuah sudah siap untuk menghadapi pertandingan pertama.
"Persiapan tim sudah bisa dikatakan 100 persen. Kita memiliki 29 pemain," ujarnya. (shd)



Lestari
