Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi 2-0, Garuda Naik ke Posisi 3 Klasemen Grup C, Justin Hubner Dapat Kartu Merah

Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi 2-0, Selasa (19/11/2024) pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Garuda naik ke posisi 3 Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran ke-3 usai Marselino Ferdinan jebol gawang The Green Falcons pada menit ke-32 dan menit ke-57. 

Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi 2-0, Garuda Naik ke Posisi 3 Klasemen Grup C, Justin Hubner Dapat Kartu Merah
Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi 2-0, Selasa (19/11/2024) pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Garuda naik ke posisi 3 Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran ke-3 usai Marselino Ferdinan jebol gawang The Green Falcons pada menit ke-32 dan menit ke-57.  FOTO: PSSI

WARTASULUH.COM, JAKARTA - Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi 2-0, Selasa (19/11/2024) pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Garuda naik ke posisi 3 Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran ke-3 usai Marselino Ferdinan jebol gawang The Green Falcons pada menit ke-32 dan menit ke-57. 

Namun, Justin Hubner dapat kartu merah (akumulasi kartu kuning), sehingga diusir oleh wasit dari lapangan, setelah terprovokasi oleh pemain Arab Saudi.

Gol pertama dicetak Marselino pada menit ke-32. Marselino melepaskan tendangan keras di sudut kiri atas gawang Ahmed Al-Kassar setelah memanfaatkan umpan dari Ragnar Oratmangoen.

Gol kedua Marselino lahir di menit ke-57. Berawal dari serangan balik, tendangan Marselino awalnya membentur pemain belakang Arab Saudi, namun bola rebound disambut dengan sontekan yang mengecoh kiper Ahmed Al-Kassar.

Dikutip dari Kompas.com, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), menyampaikan apresiasi besar terhadap para pemain dan suporter seusai kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi.

STY mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemain yang tampil sesuai rencana dan juga kepada suporter yang memberikan energi tambahan untuk skuadnya. 

"Para pemain menjadi satu tim dan melakukan permainan yang baik. Suporter juga memberi dukungan luar biasa, itu kekuatan besar buat pemain," ucap STY dalam konferensi pers usai laga.  

STY menjelaskan kunci keberhasilan timnas Indonesia terletak pada perubahan formasi dari 3-4-3 menjadi 5-3-2, terutama untuk meredam pressing tinggi Arab Saudi. 

Saat bertahan, formasi itu fleksibel menjadi 5-3-2. 

"Karena lawan pressing-nya bagus, kami ubah formasi. Tiga gelandang bermain sangat baik, bisa dibilang sempurna," katapelatih asal Korea Selatan tersebut.  

Selain itu, instruksi untuk memanfaatkan ruang kosong di belakang pertahanan Arab Saudi saat transisi positif berhasil diterapkan para pemain.

"Taktik ini sudah dilatih selama tiga hari dan hasilnya terlihat di lapangan," kata STY.  

Marselino Ferdinan tampil gemilang dengan dua golnya. Pemain berusia 20 tahun itu merasa kerja keras tim dan taktik pelatih menjadi faktor utama. 

"Taktik Coach Shin sangat baik. Apa yang kami lakukan hari ini hampir sempurna," ungkap Marselino.  

Ketika ditanya soal ketenangannya saat mencetak gol, Marselino mengaku menemukan kepercayaan diri dalam laga ini. 

"Gol pertama sangat penting. Itu seperti melepas semua beban dan membuat saya menemukan diri saya sebenarnya," ujarnya.  

Meski menang, STY tetap menekankan pentingnya evaluasi untuk laga-laga selanjutnya. 

Ia percaya kemenangan ini akan memotivasi pemain untuk mengamankan posisi ketiga atau keempat di grup.

"Melalui pertandingan ini, para pemain yakin kita bisa. Ini jadi motivasi besar untuk lolos ke ronde berikutnya," tuturnya.  

Indonesia nyaris membuka keunggulan cepat lewat Marselino pada menit ke-1. Berawal dari lemparan ke dalam, Rizky Ridho mengumpan dan disambut lalu dieksekusi Marselino, sayang bola masing mengenai tiang.

Gempuran kembali dilancarkan Garuda dalam lima menit awal paruh pertama, tetapi rapinya pertahanan Arab Saudi mampu mencegah terjadinya gol. Indonesia berhasil melesatkan tiga tembakan di mana dua tepat sasaran.

Ancaman terus dilakukan Marselino dkk, Rafael Struick hampir membuka keunggulan pada menit ke-8. Ia yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Arab Saudi, Ahmed Al Kassar, Struick melepaskan sepakan, tetapi mampu dihalau. 

Tim asuhan Herve Renard perlahan bangkit dari tekanan Garuda. Mereka mengancam lewat sundulan Marwan Al Sahafi yang mendapat umpan dari Mohammed Al Qahtani, untung bola masih di atas mistar.

Pertandingan sempat tertunda sebentar sebab ada pengecekan tayangan VAR soal pelanggaran yang dilakukan Justin Hubner terhadap Mohammed Al Qahtani. 

Justin tidak diganjar kartu merah, tetapi tetap dikenakan kartu kuning oleh wasit, Rustam Lutfullin.

Indonesia unggul 1-0 lewat Marselino pada menit ke-32. Berawal dari serangan balik dari umpan Thom Haye, Marselino menerima bola dan bawa ke depan, kemudian mengoper ke Ragnar Oratmangoen.

Ragnar mengoper balik ke Marselino, lalu dituntaskan menjadi gol yang mengarah ke kanan gawang.

Penyelamatan dilakukan kiper Indonesia, Maarten Paes, ia menangkap sepakan yang dilesatkan Faisal Al Ghamdi dari luar kotak penalti.

Percobaan tembakan dilakukan oleh Ragnar. Ia yang yang mendapat ruang tembak langsung melakukan eksekusi, tetapi bola masih jauh dari gawang.

Calvin Verdonk hampir menambah kedudukan bagi Garuda pada menit ke-45+5'. Sayangnya, sepakan voli dari dalam kotak penalti masih di samping tiang, sehingga tak mengubah hasil hingga babak pertama berakhir.

Timnas Indonesia mengawali paruh kedua dengan keunggulan 1-0 atas Arab Saudi, setelah gol yang diciptakan Marselino pada menit ke-32'.

Memulai babak kedua, The Green Falcons (Elang Hijau), langsung tancap gas menyerang pertahanan Timnas Indonesia. 

Kesolidan lini belakang yang dipimpin Jay Idzes mampu menghalau bola-bola ancaman yang datang.

Ragnar Oratmangoen hampir menambah kedudukan Timnas Indonesia pada menit ke-53. Umpan lambung yang dikirim Sandy Walsh, dieksekusi Ragnar lewat tandukannya, tapi bola bisa diamankan Ahmed Al-Kassar.

Marselino Ferdinan sukses menggandakan kedudukan Timnas Indonesia menjadi 2-0 pada menit ke-57. Kontribusi itu menjadi gol keduanya di laga ini.

Berawal dari skema serangan balik, Marselino bekerja sama dengan Calvin Verdonk di sisi kanan. Verdonk melakukan tusukan dari sayap lalu mengoper ke Marselino.

Pemain 20 tahun itu melepaskan tembakan, tetapi dihalau Hassan Al Tambakti. Namun, bola liar jatuh kembali ke Marselino dan dikonversikan menjadi gol. 

Elang Hijau kerap mendapatkan peluang lewat sepak pojok dan tendangan bebas, tetapi eksekusi akhir yang tidak sempurna, menggagalkan kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan.

Maarten Paes melakukan penyelamatan dengan menangkap bola dari sundulan Abdullah AL Hamddan.

Timnas Indonesia terpaksa bermain dengan 10 pemain pada menit ke-89, setelah Justin Hubner diganjar kartu merah setelah mendapat kartu kuning kedua. 

Sepakan Mohammed Kanno dari luar kotak penalti mampu menggetarkan mistar gawang Indonesia. 
Pertandingan berakhir pada menit ke-99 dengan hasil 2-0 atas kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi. (kha)