Hasil Adhyaksa FC Bekasi vs PSPS Pekanbaru, Liga 2 Musim 2026-2027, Garuda Muda Masih Bertahan di Puncak Klasemen Grup A

Hasil Adhyaksa FC Bekasi vs PSPS Pekanbaru, Liga 2 Musim 2026-2027, Sabtu (31/10/2026) pukul 15.30 WIB, Garuda Muda masih bertahan di puncak Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.

Hasil Adhyaksa FC Bekasi vs PSPS Pekanbaru, Liga 2 Musim 2026-2027, Garuda Muda Masih Bertahan di Puncak Klasemen Grup A
Hasil Adhyaksa FC Bekasi vs PSPS Pekanbaru, Liga 2 Musim 2026-2027, Sabtu (31/10/2026) pukul 15.30 WIB, Garuda Muda masih bertahan di puncak Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. FOTO: PSPS Pekanbaru

WARTASULUH.COM, BEKASI - Hasil Adhyaksa FC Bekasi vs PSPS Pekanbaru, Liga 2 Musim 2026-2027, Sabtu (31/10/2026) pukul 15.30 WIB, Garuda Muda masih bertahan di puncak Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.

Gol tunggal PSPS Pekanbaru disarangkan ke gawang Adhyaksa FC Bekasi melalui sundulan Antonio Gamaroni pada menit ke-65. Sedangkan gol tunggal Adhyaksa FC Bekasi melalui gol penalti Tatsuhide Shimizu pada menit ke-45+9.

Hasil pertandingan ini membuat PSPS Pekanbaru dan Adhyaksa FC Bekasi hanya mendapat tambahan masing-masing 1 poin.

Namun, PSPS Pekanbaru dengan jumlah 19 poin tetap kokoh di puncak Klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Disusul PSMS Medan dengan 17 poin dan Semen Padang FC dengan 13 poin, Persikad 12 poin, Sumsel United 10 poin, PSIS Semarang 10 poin, Persiraja Banda Aceh 9 poin, Adhyaksa FC Bekasi 7 poin, PSGC Ciamis 7 poin dan Persiku Kudus di dasar klasemen -1 poin.

Oleh karena itu, Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, tetap bersyukur timnya mampu membawa pulang satu poin dari markas Adhyaksa FC Bekasi. Akhyar juga memberikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh pemain.

Akhyar mengatakan, pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama memperlihatkan permainan menyerang. Ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan semangat dan keinginan besar untuk memenangkan pertandingan, meskipun akhirnya harus puas berbagi poin.

"Syukur Alhamdulillah atas pertandingan hari ini. Kami bisa membawa pulang satu poin. Pertandingan cukup menarik, kedua tim saling menyerang. Kami sempat kebobolan lebih dahulu, tetapi bisa menyamakan kedudukan," ujar Akhyar.

Ia mengakui, kegagalan memanfaatkan penalti pada penghujung pertandingan menjadi salah satu peluang yang seharusnya bisa mengantarkan PSPS meraih kemenangan. Namun, Akhyar tidak ingin hasil tersebut mengurangi apresiasinya terhadap penampilan para pemain.

"Di akhir pertandingan kami mendapatkan penalti, tetapi gagal. Kendati demikian, kami tetap bersyukur. Saya mengapresiasi kinerja pemain yang luar biasa. Keinginan mereka untuk menang sangat besar, tetapi hari ini kami hanya mendapatkan satu poin. Alhamdulillah," tambahnya.

Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru, Ilham Fathoni, juga menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh rekan setimnya yang telah bekerja keras sepanjang 90 menit pertandingan.

Menurutnya, meski sempat tertinggal pada babak pertama, para pemain tidak kehilangan semangat dan tetap memiliki mentalitas untuk mengejar kemenangan. Hal itu terlihat dari permainan PSPS yang mampu bangkit dan lebih mendominasi pertandingan setelah turun minum.

"Apresiasi untuk perjuangan semua pemain yang sudah berjuang selama 90 menit. Memang di awal kami sempat kebobolan 1-0, tetapi teman-teman memiliki mental untuk menang," ungkap Ilham.

Ia mengakui, PSPS sebenarnya memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan, terutama setelah mampu menyamakan kedudukan dan mendapatkan hadiah penalti pada penghujung pertandingan.

Namun, kegagalan Gamaroni menuntaskan peluang dari titik putih membuat PSPS harus puas membawa pulang satu poin dari Bekasi.

"Alhamdulillah, pada babak kedua kami bisa mendominasi permainan. Namun, kami hanya mendapatkan satu poin. Untuk penalti yang dilakukan Antonio Gamaroni, mungkin kami memang masih membutuhkan keberuntungan untuk bisa menang," tutupnya.

Bertanding di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, PSPS sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol penalti Tatsuhide Shimizu pada menit ke-45+9. Hadiah penalti diberikan setelah wasit melakukan pengecekan VAR menyusul dugaan pelanggaran di kotak penalti PSPS.

Memasuki babak kedua, Askar Bertuah berusaha bangkit dan meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-65 melalui Antonio Gamaroni.

Striker PSPS itu sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan lambung dari rekannya.

Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung semakin menarik. Kedua tim saling menciptakan peluang untuk mencari gol tambahan.

PSPS bahkan hampir berbalik unggul pada menit ke-71. Tendangan Matheus Machado berhasil ditepis penjaga gawang Adhyaksa FC, Dimas Fani Firmansyah.

Peluang emas kembali didapatkan PSPS pada penghujung pertandingan. Setelah melakukan pengecekan VAR, wasit menunjuk titik putih karena adanya pelanggaran di kotak penalti Adhyaksa FC.

Antonio Gamaroni yang dipercaya menjadi algojo berpeluang membawa PSPS meraih kemenangan. Namun, tendangannya berhasil ditepis Dimas Fani Firmansyah.

Kegagalan penalti tersebut membuat PSPS harus mengubur harapan membawa pulang tiga poin. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. (shd)