Faris Patria Chariansyah dan Hilmy Lazuardhy Nurramadhan Siswa MAN IC Serpong Tampil di Olimpiade Sains Nuklir Internasional

Faris Patria Chariansyah dan Hilmy Lazuardhy Nurramadhan, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong, Tangerang Selatan, terpilih jadi delegasi perdana Indonesia pada International Nuclear Science Olympiad (INSO) 2026 di Jeddah, Arab Saudi.

Faris Patria Chariansyah dan Hilmy Lazuardhy Nurramadhan Siswa MAN IC Serpong Tampil di Olimpiade Sains Nuklir Internasional
Faris Patria Chariansyah dan Hilmy Lazuardhy Nurramadhan, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong, Tangerang Selatan, terpilih jadi delegasi perdana Indonesia pada International Nuclear Science Olympiad (INSO) 2026 di Jeddah, Arab Saudi. FOTO: MAN IC Serpong

WARTASULUH.COM, TANGERANG SELATAN - Faris Patria Chariansyah dan Hilmy Lazuardhy Nurramadhan, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong, Tangerang Selatan, terpilih jadi delegasi perdana Indonesia pada International Nuclear Science Olympiad (INSO) 2026 di Jeddah, Arab Saudi.

"Ini kali pertama Indonesia mengirim delegasi untuk ajang INSO," ujar Kepala MAN IC Serpong Hilal Najmi, Kamis (6/8/2026).

Indonesia mengirim empat pelajar sebagai delegasi pada INSO 2026. Selain dua siswa dari MAN IC Serpong, dua delegasi lainnya ialah Gusti Komang Abhika dan Aloysius Gonzaga Duta Setiawan dari SMA Kesatuan Bangsa.

Faris dan Hilmy terpilih menjadi delegasi Indonesia untuk ajang yang berlangsung pada 2–9 Agustus 2026, setelah melalui proses seleksi antarmedalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang fisika dan kimia yang diadakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). 

Dikatakan Hilal Najmi, MAN IC Serpong turut memberikan dukungan selama proses persiapan, baik dalam bentuk dukungan moril maupun pemenuhan kebutuhan administratif yang diperlukan agar kedua siswa dapat mengikuti seluruh tahapan menuju kompetisi.

"Ananda melakukan persiapan pelatihan yang diselenggarakan oleh Poltek Nuklir BRIN di Jogja selama beberapa pekan. Madrasah memberikan dukungan moril dan hal-hal administratif yang diperlukan," katanya.

Selain pembinaan akademik, Hilal Najmi mengatakan MAN IC Serpong terus membangun budaya prestasi di lingkungan madrasah. 

"Selama masa pembinaan, anak-anak selalu kita ekspos dengan prestasi-prestasi yang sebelumnya berhasil diraih kakak kelas. Cerita-cerita baik dari kakak kelas menjadi penyemangat tersendiri bagi siswa-siswa untuk bisa melanjutkan cerita raihan prestasi berikutnya," tutur Hilal.

INSO dikenal sebagai ajang dengan materi spesifik dan tingkat kesulitan tinggi, mencakup teori fisika nuklir, radiasi, teknologi nuklir, hingga penerapannya dalam bidang kesehatan, energi, pertanian, dan lingkungan. 

Kompetisi ini juga menjadi ruang lahirnya generasi muda yang diproyeksikan berkontribusi pada pengembangan teknologi nuklir global di masa depan.

Peserta INSO dituntut menguasai konsep sains tingkat lanjut sekaligus kemampuan analisis eksperimen dan pemecahan persoalan ilmiah. 

Masuk dalam daftar calon delegasi Indonesia pada kompetisi ini berarti peserta akan mengikuti pembinaan menuju panggung internasional dengan persaingan pelajar terbaik dari berbagai negara. (kha)