Dilaunching Lusa, BKKBN Riau Siap Dukung Aplikasi Elsimil

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat akan meluncurkan aplikasi Elektronik Siap Nikah Siap Hamil (Elsimil), Jumat (11/3/2022) lusa. Perwakilan BKKBN Riau siap mendukung aplikasi tersebut.
Demikian dikatakan Kepala Perwakilan BKKBN Riau, Dra Mardalena Wati Yulia MSi, Rabu (7/3/2022). Peluncuran aplikasi dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting itu dipusatkan di Provinsi DI Yogyakarta secara zoom.
"Insyaallah kita akan mengikuti peluncuran aplikasi itu lewat aplikasi zoom. Aplikasi ini sangat penting sebagai upaya mempercepat dan mencegah stunting yang dimulai dari hulu dengan tetap berbasis keluarga. Aplikasi ini dibangun untuk mendeteksi faktor risiko stunting dari seorang calon pengantin," kata Mardalena.
Dijelaskan Mardalena, dalam implementasi aplikasi ini, BKKBN akan bersinergi dengan Kementerian Agama. Karena stakeholder yang mengurusi perkawinan adalah Kementerian Agama.
Setelah calon pengantin mendaftarkan rencana pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA), BKKBN akan melakukan rangkaian pemeriksaan dengan empat indikator. "Pasangan pengantin akan kita ukur berat badannya, tinggi badan, lingkar lengan atas dan HB-nya," kata Mardalena.
Hasil dari pemeriksaan itu akan dimasukkan ke dalam aplikasi Elsimil. "Bila hasilnya biru, berarti aman. Tapi bila hasilnya merah, maka pasangan pengantin itu adalah masuk dalam kelompok rentan stunting," ungkap Mardalena.
Kepada kelompok ini menurut Mardalena akan diberikan pendampingan oleh Tim Pendamping Keluarga. Tim yang di dalamnya terdiri dari unsur bidan desa ataupun tenaga kesehatan, kader PKK dan Kader KB akan memberikan pendampingan dan pemahaman kepada keluarga rentan stunting untuk bagaimana keluarga yang sehat.
Di Provinsi Riau dikatakan Mardalena ada 3.558 Tim Pendamping Keluarga, dengan jumlah personel 10.674 orang. "Kami yakin mampu mengimplementasikan Aplikasi Elsimil ini. Kita didukung oleh keberadaan Tim Pendamping Keluarga. Kita juga tetap minta dukungan stakeholder lainnya baik pemerintah maupun swasta," tegas Mardalena. (Sri)