Aktivitas Masyarakat Melonggar, Perekonomian Pekanbaru Merangkak Naik
Terus melandainya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Pekanbaru membawa pengaruh positif dengan terus membaiknya pertumbuhan ekonomi

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melonggarkan aktivitas masyarakat seiring PPKM Level 2. Perlahan namun pasti, perekonomian di ibukota Provinsi Riau ini merangkak naik.
Pekanbaru juga berhasil mengendalikan inflasi di angka 1,92 persen pada tahun ini. "Pertumbuhan ekonomi Riau tumbuh semakin baik, begitu juga dengan Kota Pekanbaru. Inflasi kita juga terkendali, masih di bawah 2 persen," ujar Walikota Pekanbaru Firdaus, Kamis (11/11/2021).
Kata Walikota, pertumbuhan ekonomi ini dikarenakan investasi di Kota Pekanbaru juga terus tumbuh. Selain itu, perkembangan kasus Covid-19 saat ini juga sudah turun. Kondisi ini pula yang membuat perekonomian membaik.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, F Rudi Misdian mengatakan nilai investasi di Kota Pekanbaru mencapai Rp3,9 triliun hingga September.
Nilai itu berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,146 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,756 triliun. Rudi menjelaskan, dengan capaian investasi Rp3,9 triliun ini, pihaknya optimis Pekanbaru dapat mencapai target yang sudah ditetapkan bagi Kota Pekanbaru.
Pada tahun 2021 ini, total investasi yang ditargetkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI dan Pemerintah Provinsi Riau untuk Kota Pekanbaru sebesar Rp4,5 triliun.
"Realisasi sudah Rp3,9 triliun, kita optimis target Rp4,5 triliun yang ditetapkan bisa tercapai hingga akhir Desember mendatang," jelasnya.
Di sisi lain, Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Riau Maria Cahyaningtyas mengatakan pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2021 dipercaya akan tumbuh positif.
“Kita bisa berkaca pada triwulan kedua tahun 2021, pertumbuhannya sebesar 5%. Pada triwulan ketiga 4%. Kita lihat Pemda Riau juga mulai confident atau percaya diri seiring digesanya kegiatan vaksinasi yang terus digencarkan,” tuturnya. (Sri)