Warga Desa Kelemantan Keluhkan Kerusakan Jalan

Warga Desa Kelemantan Keluhkan Kerusakan Jalan
Kondisi jalan Desa Kelemantan yang memprihatinkan. (Jamil)

WARTASULUH.COM, BENGKALIS - Masyarakat Desa Kelemantan, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Kondisi jalan yang tak layak tersebut mengganggu mobilitas warga.

Berdasarkan pantauan wartawan Wartasuluh.com di lapangan, hampir semua jalan di Desa Kelemantan mengalami kerusakan yang cukup parah terutama di Desa Polkon dan Sekodi.

Masyarakat Desa Kelemantan sangat mengharapkan ada perbaikan jalan secara permanen di jalan yang berada di tiga desa tersebut. Sebab jalan tersebut merupakan akses jalan utama untuk menuju  ibukota Kabupaten Bengkalis.

Kepala  Desa Kelemantan, Nangak,  mengungkapkan warga yang sudah mengeluhkan dengan kondisi jalan yang rusak parah. Bahkan, sudah beberapa kali mengusulkan kepada pihak pemerintah daerah  untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut.

"Kami bersama warga sudah sering menyampaikan agar kondisi jalan bisa diperbaiki. Tapi sampai saat ini belum ada hasilnya sama sekali. Hanya diurug batu atau sirtu saja," katanya, Selasa (27/7/2021) di kantor Desa Kelemantan.

Kades Kelemantan, Nangak

Diungkapkan jika Pemerintah kabupaten Bengkalis tidak bisa atau belum bisa memperbaiki apa salahnya jika mengusulkan atau menyampaikan bahwa kondisi jalan di desa Kelemantan dalam keadaan rusak parah ke pemerintahan diatasnya yakni ke tingkat provinsi bahkan pusat.

Dia merinci, jalan yang kondisinya rusak itu terdapat antara jalan utama RT 01 RW 01 Desa Kelemantan. Kondisi jalan yang rusak di area perkuburan dan SMP.  "Disaat air laut pasang, jalan tidak bisa dilewati karena tergenang air laut. Ini semakin menyulitkan warga," tuturnya.

Selanjutnya, kondisi jalan rusak ini juga sering dilintasi oleh kendaaran truk bermuatan sawit dengan instensitas yang sering dan kendaraan bermotor. 

"Sepengetahuan saya jalan ini sudah lama belum diperbaiki oleh pemerintah. Ya memang kondisinya rusak parah, suka kasihan kalau lihat warga yang melintasi jalan ini. Terlebih jika ada orang yang sedang hamil sangat kasihan. Sebab, harus memilih jalan yang bagus apalagi dikala kondisi air laut masuk menggenang jalan itu masyarakat harus menunggu berjam jam menunggu air laut surut,” ujarnya.

Padahal jalan tersebut selalu diperuntukan oleh warga setiap harinya untuk beraktifitas. Baik ke tempat kerja, ke sekolah, ke pasar dan ke pusat kota Bengkalis.

Nangak berharap Pemkab Bengkalis melalui dinas terkait segera memperbaiki. "Tolong lah, kasihan warga yang melintas harus susah payah. Kepengin jalan yang kondisinya bagus, karena sudah lama kondisi jalan di Desa Kelemantan ini dibiarkan rusak. Informasinya, tahun kemarin mau diperbaiki tapi sampai saat ini belum di perbaiki," tuturnya.

Hal yang sama dikatakan  Ahmad (35) salah satu pengguna jalan yang rutin melintas jalan tersebut. Menurutnya, setiap pagi dan sore selalu melintasi jalan itu, walau kondisinya sangat memprihatinkan. Apa lagi air laut masuk menggenang jalan hampir 150 meter harus melewati air asin, tutup. (jamil)