Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Akan Buat Festival Pisang Goreng Kipas Goreng Terbesar di Dunia, Event Talam Durian 1,1 Km Sukses

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho akan membuat Festival Pisang Goreng Kipas Goreng Terbesar di Dunia, setelah sukses menggelar event Festival Talam Durian sepanjang 1,1 Km, Minggu (21/6/2026) dan tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Akan Buat Festival Pisang Goreng Kipas Goreng Terbesar di Dunia, Event Talam Durian 1,1 Km Sukses
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho akan membuat Festival Pisang Goreng Kipas Goreng Terbesar di Dunia, setelah sukses menggelar event Festival Talam Durian sepanjang 1,1 Km, Minggu (21/6/2026) dan tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). FOTO: Diskominfotiks Pekanbaru

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho akan membuat Festival Pisang Goreng Kipas Goreng Terbesar di Dunia, setelah sukses menggelar event Festival Talam Durian sepanjang 1,1 Km, Minggu (21/6/2026) dan tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)

Kue Ketan Talam Durian khas Kota Pekanbaru ini membentang di Jalan Jendral Sudirman, sepanjang 1,1 kilometer. Kegiatan ini sukses menjadi event besar di rangkaian HUT Pekanbaru Ke-242.

Sukses dengan festival kue ketan talam durian, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, berencana akan membuat iven serupa dan ditargetkan akan kembali memecahkan rekor MURI.

"Ada satu lagi yang kita usulkan ke MURI, yaitu pisang goreng kipas terbesar di dunia," kata Wako Agung usai menerima sertifikat MURI atas capaian Kue Ketan Talam Durian terpanjang di dunia.

Pemko berencana menyelenggarakan iven yang ditargetkan akan memecahkan rekor MURI ini pada peringatan 17 Agustus mendatang.

Dipilihnya iven pisang goreng kipas terbesar ini, dikatakan Agung bahwa makanan tersebut juga salah satu kuliner atau cemilan yang terkenal di Kota Pekanbaru.

Iven ini juga bertujuan untuk mempromosikan budaya dan wisata Pekanbaru ke tingkat nasional hingga internasional, lewat kuliner-kuliner khas yang ditampilkan.

"Festival kali ini (ketan talam durian) masyarakat tidak hanya datang dari Pekanbaru, dari daerah di Provinsi Riau, tapi juga ada datang dari Jakarta," jelas Agung. (kha)