Siswa MTs Mua'llimin Muhammadiyah Bangkinang Go Nasional, Juara Da'i Nasional dan Pidato Bahasa Indonesia

WARTASULUH.COM, BANGKINANG KOTA - Rehan Aqil Arhandri, siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mua'llimin Muhammadiyah Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar menorehkan prestasi yang cukup prestisius di tingkat nasional. Dia berhasil merebut juara I lomba dai dan juara I Pidato Bahasa Indonesia dalam waktu yang hampir bersamaan.
Puasa ternyata tidak menyurutkan Raihan untuk untuk terus menggali potensi diri dan mengukir prestasi dan mengharumkan nama sekolah. Lomba yang diikuti Rehan diadakan oleh MAN 2 Kulon Progo Yogyakarta dan MAN 3 Bantul Yogyakarta tingkat SMP/MTs Se-Indonesia.
Ilham Raka Guntara atau yang akrab disapa Mr Raka, pembimbing Rehan mengaku surprise atas prestasi yang diukir Rehan. "Alhamdulillah Rehan kembali meraih juara dan yang tidak saya sangka juara satu ke duanya dalam hari yang sama. Untuk lomba Da'i saya sudah yakin Rehan menang karena dari segi pemilihan konsep yang matang," katanya.
Tapi untuk lomba Pidato Bahasa Indonesia, justru Raka tak memperhitungkan. "Ini yang membuat saya kaget. Hasilnya juara satu. Karena memang saya tidak banyak berharap untuk lomba ini akan menang. Apalagi ketika rekaman Rehan banyak lupa konsep dan itu semua poin-poin penting," aku Raka.
"Kalau memang sudah ditakdirkan juara akan tetap juara. Ini hadiah untuk Rehan mengingat ketika lomba speech (pidato) lalu Rehan hanya sampai 4 besar dan saya mengatakan kepada Rehan, "Han percayalah ada hal besar yang sedang di siapkan oleh Allah untuk Rehan," kata Ilham Raka Guntara
Sementara itu Rehan merasa sangat bangga akan pencapaiannya kali ini. Ia pun tidak menyangka bisa juara satu untuk kedua lomba yang ia ikuti. "Saya tidak menyangka bisa juara, karena proses yang saya lalui untuk rekaman banyak kendala, mulai dari lupa konsep dan lain-lain. Tapi Alhamdulillah saya juara," ujar Rehan.
Pelatih Rehan tidak hanya Mr Raka saja namun guru yang turut andil dalam melatih Rehan. Salah satunya Umi Sukmaimira. eliau bangga akan pencapaian prestasi anak didik nya yang dimana Mr Raka adalah anak didik beliau ketika di sekolah dulu, namun sekarang Mr Raka pun sudah mengikuti jejak beliau.
Orang tua Rehan haru bahagia mendengar berita kemenangan anaknya. Mereka bangga akan pencapaian anaknya hingga saat ini.
Rehan tergolong aktif mengikuti ajang perlombaan. Dia pernah mengikuti Lomba International English Student English Speech Contest. Di kegiatan yang diselenggarakan lembaga luar negeri Leader In Me ini dia tidak mendapatkan juara.
Namun Rehan bangga bisa mengikuti Lomba tingkat International. "Bagi saya tidak menang tidak masalah, yang terpenting saya berani dan memiliki pengalaman yang tak ternilai dalam hidup ini," ujar Rehan. (Ws)