Hasil Sriwijaya FC vs PSPS Pekanbaru 2-5, Askar Bertuah Tertahan di Posisi 8 Klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2025-2026

Hasil Sriwijaya FC vs PSPS Pekanbaru 2-5, Minggu (4/1/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Palembang, Askar Bertuah tertahan di posisi 8 Pegadaian Championship 2025-2026 atau Liga 2 Musim 2025-2026.

Hasil Sriwijaya FC vs PSPS Pekanbaru 2-5, Askar Bertuah Tertahan di Posisi 8 Klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2025-2026
Hasil Sriwijaya FC vs PSPS Pekanbaru 2-5, Minggu (4/1/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Palembang, Askar Bertuah tertahan di posisi 8 Pegadaian Championship 2025-2026 atau Liga 2 Musim 2025-2026. FOTO: PSPS Pekanbaru

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Hasil Sriwijaya FC vs PSPS Pekanbaru 2-5, Minggu (4/1/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Palembang, Askar Bertuah tertahan di posisi 8 Pegadaian Championship 2025-2026 atau Liga 2 Musim 2025-2026.

Walaupun mendapatkan 3 poin di kandang Laskar Wong Kito, PSPS Pekanbaru dengan 17 poin masih tertahan di posisi 8 Pegadaian Championship 2025-2026. Begitu juga Sriwijaya FC masih berada di dasar Klasemen Grup Barat dengan jumlah 2 poin.

Oleh karena itu, untuk menuju papan atas, PSPS Pekanbaru harus meraih poin maksimal pada empat laga sisa yaitu Sumsel United vs PSPS Pekanbaru pada 10 Januari 2026, PSPS Pekanbaru vs Persekat Tegal pada 16 Januari 2026, PSPS Pekanbaru vs Adhyaksa FC pada 23 Januari 2026 dan Persiraja Banda Aceh vs PSPS Pekanbaru pada 31 Januari 2026.

“Tentunya hasil ini perlu kami sukuri kami mendapatkan poin tiga di away. Mudah-mudahan ini jadi satu motifasi pada pertandingan-pertandingan berikutnya ketika melawan Sumsel nanti,” ungkap Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, yang mengapresiasi penampilan anak-anak asuhnya yang bermain konsisten walaupun sempat diguyur hujan.

Skuad Askar Bertuah mampu bangkit setelah ketinggal 1-0 terlebih dahulu. “Dalam pertandingan tadi tim kami sedikit diuntungkan dengan hujan tadi karena ketika bermain hujan lebih berat dan mereka bermain lebih banyak mengeluarkan tenaga karena becek. Dan saya mengikuti Sriwijaya, dan betapa beratnya Sriwijaya bermain,” tambah Aji Santoso. 

Dari jalannya pertandingan, PSPS Pekanbaru sempat tertinggal terlebih dahulu pada menit ke 14 babak pertama melalui gol yang diciptakan oleh Arya M. 

Gol ini tercipta karena kesalahan pemain PSPS Pekanbaru Rifai yang salah mengontrol bola dan dimanfaatkan oleh Arya, dengan tenang menyarangkan bola ke gawang Darmawan, dan merubah skor menjadi 1-0. 

Tertinggal 1-0 tidak membuat anak-anak asuh Aji Santoso patah arang, PSPS Pekanbaru tetap mengambil inisiatif menyerang untuk menyamakan kedudukan.

Pada menit ke 27 striker PSPS Pekanbaru Ilham Fathoni berhasil menyamakan kedudukan 1-1, melalui titik putih pinalti, setelah pemain belakang Sriwijaya melakukan pelanggaran keras di dalam kotak pinalti terhadap Ilham Fathoni.

Merasa di atas angin setelah menyamakan kedudukan, Alfin cs mulai bangkit dan terus menyerang ke jantung pertahanan Laskar Wong Kito. 

PSPS Pekanbaru akhirnya berhasil unggul setelah Alfin Tuasaloni berhasil menjebol gawang Sriwijaya FC memanfaatkan bola rebond dari penjaga gawang Sriwijaya.

Tendangan kerasnya masuk ke sisi kanan gawang Sriwijaya FC yang dijaga oleh Zaenuri. Gol Alfin ini membayar kesalahannya pada gol pertama Sriwijaya, skor 1-2 untuk PSPS Pekanbaru. 

Memasuki babak kedua, PSPS Pekanbaru diuntungkan menang jumlah pemain setelah pemain Sriwijaya FC, Ardiansyah menerima kartu kuning kedua dan wasit memberikan kartu merah pada menit ke 43 babak pertama. 

Menang dengan jumlah pemain PSPS Pekanbaru terus menyerang untuk menambah kemenangan atas Sriwijaya FC, dengan mendominasi permainan. 

Gol demi gol tercipta, Alfin pada menit 58' Asir mencatatkan namanya di papan skor 1-3. Unggul 1-3 tidak membuat anak asuh Aji Santoso puas.

Gol keempat PSPS Pekanbaru kembali tercipta padan menit 64, lewat tendangan terarah Nugroho Santoso dari luar kotak penalti. Dan gol penutup Askar Bertuah terjadi pada menit ke 81 Yudhi Aditya menambah kemenangan PSPS Pekanbaru menjadi 1-5. 

Setelah menang 1-5, tempo permainan PSPS Pekanbaru menurun dan dimanfaatkan oleh Sriwijaya FC, melalui gol yang diciptakan oleh Sutan Zico pada menit ke 87, dan gol ini menjadi penutup akhir babak kedua 2-5 untuk kemenangan PSPS Pekanbaru.

Pegadaian Championship 2025-2026 dibagi atas dua grup yaitu Grup Barat dan Grup Timur. 

PSPS Pekanbaru tergabung dalam Grup Barat bersama Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Sriwijaya FC, Sumsel United, Adhyaksa FC, Persikad Depok, FC Bekasi City, Garudayaksa, dan Persekat Tegal.

Sedangkan Grup Timur terdiri dari Persipura Jayapura, Kendal Tornado, PSS Sleman, PSIS Semarang, Persiku Kudus, Persela Lamongan, Deltras FC, Barito Putera, Persiba Balikpapan dan Persipal Palu.

Pemuncak setiap grup Pegadaian Championship 2025-2026, akan promosi dan dipertemukan untuk mencari juaranya. 

Runner-up grupnya juga bersaing untuk memperebutkan tiket terakhir promosi ke Super League. 

Posisi akhir grup, peringkat 10 langsung degradasi, sedangkan peringkat 9 akan play-off untuk menghindari degradasi. (kha)