Yong Bengkalis Hadir di Kampus UIR, Kopi Rp6 Ribu untuk Mahasiswa
Kedai Kopi Yong Bengkalis yang dikenal luas sebagai satu destinasi kuliner favorit di Kota Pekanbaru, kini resmi membuka outlet baru di kampus Universitas Islam Riau (UIR) Jalan Kaharuddin Nasution 113, Pekanbaru, Selasa (2/6/2026). Khusus untuk mahasiswa, harga kopi Rp6 ribu.
WARTASULUH.COM, PEKANBARU: Kedai Kopi Yong Bengkalis yang dikenal luas sebagai satu destinasi kuliner favorit di Kota Pekanbaru, kini resmi membuka outlet baru di kampus Universitas Islam Riau (UIR) Jalan Kaharuddin Nasution 113, Pekanbaru, Selasa (2/6/2026). Khusus untuk mahasiswa, harga kopi Rp6 ribu.

Kehadiran gerai yang berlokasi di belakang Gedung Rektorat UIR itu menjadi tonggak baru bagi Yong Bengkalis yang untuk pertama kalinya melakukan ekspansi ke kawasan kampus.
Langkah ini tidak hanya menambah pilihan kuliner bagi mahasiswa dan sivitas akademika, tetapi juga menghadirkan ruang baru yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat bersantai, berdiskusi, hingga membangun jejaring di tengah dinamika kehidupan kampus yang semakin berkembang.
Sejak mulai beroperasi, outlet Yong Bengkalis Kampus UIR langsung menarik perhatian berbagai kalangan. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai hari pertama pembukaan. Sejumlah tokoh media yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Riau turut hadir untuk melihat langsung sekaligus menikmati beragam menu yang ditawarkan.
Ketua JMSI Riau, Dheni Kurnia, hadir bersama sejumlah fungsionaris JMSI, di antaranya Syafriadi, Fachrunas MA Jabbar, Ian Mahyar, Efridel, Luzi Diamanda, Yandes, Sutan Harismanto, dan Alzam Deri. Dalam suasana santai, mereka terlibat perbincangan mengenai perkembangan dunia media, pendidikan, serta berbagai isu sosial yang berkembang di Provinsi Riau.
Menurut Dheni Kurnia, kehadiran Yong Bengkalis di lingkungan perguruan tinggi memiliki makna lebih dari sekadar menyediakan layanan makanan dan minuman.
“Saya melihat kehadiran Yong Bengkalis di lingkungan Universitas Islam Riau bukan sekadar penambahan fasilitas kuliner di kampus. Lebih dari itu, tempat seperti ini memiliki potensi menjadi ruang perjumpaan yang produktif bagi mahasiswa, dosen, praktisi, maupun berbagai elemen masyarakat. Dalam banyak kesempatan, ide-ide besar, gagasan kreatif, hingga berbagai inisiatif sosial sering lahir dari suasana diskusi yang santai dan terbuka seperti yang ditawarkan oleh sebuah kafe,” ujarnya.
Dheni menilai, kampus modern tidak hanya membutuhkan ruang belajar formal, tetapi juga ruang-ruang sosial yang dapat mendorong pertukaran gagasan dan penguatan budaya intelektual.
“Sebagai kampus yang terus berkembang dan menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi terbesar di Riau, UIR membutuhkan ruang-ruang pendukung yang mampu memperkuat ekosistem akademik. Mahasiswa hari ini tidak hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga membangun jejaring, bertukar pikiran, dan mengasah kemampuan komunikasi di berbagai ruang publik. Kehadiran Yong Bengkalis dapat menjadi salah satu alternatif tempat yang mendukung tumbuhnya budaya diskusi, literasi, dan kreativitas di kalangan generasi muda,” kata Dheni sambil meneguk teh tarek panas Yong Bengkalis.
Ia juga mengapresiasi langkah Yong Bengkalis yang memilih kawasan kampus sebagai lokasi ekspansi berikutnya.
“Kami dari JMSI Riau tentu mengapresiasi langkah Yong Bengkalis yang memilih berekspansi ke lingkungan kampus. Ini menunjukkan adanya sinergi positif antara dunia usaha dan dunia pendidikan. Kami berharap keberadaan Yong Bengkalis tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga mampu menjadi ruang yang mempertemukan berbagai gagasan, mempererat silaturahmi, serta ikut berkontribusi dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang Pendiri dan Owner Yong Bengkalis Kampus UIR, Fahridar Hs, mengatakan pembukaan outlet di UIR merupakan bagian dari komitmen dirinya bersama kawan-kawan untuk semakin dekat dengan kalangan muda, khususnya mahasiswa dan komunitas akademik.
Menurut pria yang akrab disapa Ucok tersebut, kampus merupakan ruang yang sarat dengan kreativitas, inovasi, dan berbagai gagasan baru yang lahir dari interaksi sehari-hari antarmahasiswa maupun sivitas akademika.
“Kampus merupakan pusat lahirnya ide, kreativitas, dan inovasi. Karena itu kami melihat UIR sebagai lokasi yang tepat untuk menghadirkan Yong Bengkalis. Kami berharap keberadaan kami dapat memberikan kenyamanan bagi mahasiswa maupun sivitas akademika, baik untuk menikmati hidangan, berdiskusi, maupun sekadar melepas penat setelah menjalani aktivitas perkuliahan,” ujarnya.
Ucok menambahkan, UIR dipilih karena memiliki lingkungan akademik yang dinamis dengan jumlah mahasiswa yang besar serta aktivitas organisasi kemahasiswaan yang berlangsung hampir setiap hari. Kondisi tersebut dinilai sejalan dengan konsep Yong Bengkalis yang tidak hanya menawarkan kuliner, tetapi juga menghadirkan suasana yang nyaman untuk berinteraksi dan bertukar pikiran.
Berbagai menu andalan yang selama ini menjadi ciri khas Yong Bengkalis juga tersedia di outlet kampus dengan harga yang terjangkau oleh mahasiswa. Kehadiran gerai baru ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa yang menginginkan tempat berkumpul dengan suasana santai namun tetap produktif.
Ekspansi ke Kampus UIR sekaligus menandai babak baru perjalanan Yong Bengkalis dalam mengembangkan jaringan usahanya. Dari pusat-pusat keramaian kota, kini Yong Bengkalis merambah kawasan pendidikan yang menjadi ruang tumbuhnya generasi muda, pusat lahirnya gagasan, serta tempat ditempanya calon-calon pemimpin masa depan. (rls/shd)
admin



