Siswa di Pekanbaru Dilarang Makan Bersama saat Jam Istirahat

Pembelajaran tatap muka di Pekanbaru dibarengi dengan aturan-aturan yang harus dipatuhi satuan pendidikan termasuk siswa

Siswa di Pekanbaru Dilarang Makan Bersama saat Jam Istirahat
Vaksinasi Massal siswa SMPN 9 Pekanbaru untuk mendukung PTM

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Peserta didik di Kota Pekanbaru tidak boleh makan bersama pada sela Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Hal itu untuk mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19.

Apalagi sudah ada imbauan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau. "Kita tidak bolehkan adanya makan bersama di sekolah, jam pelajaran PTM saat ini juga terbatas," terang Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Jumat, (15/10/2021).

Dirinya menegaskan bahwa para peserta didik tidak boleh makan bersama untuk mencegah kerumunan. Mereka punya waktu terbatas untuk makan-makan.

Kebanyakan waktu di sekolah untuk belajar. Saat ini durasi PTM terbatas maksimal selama tiga jam.

"Mereka saat istirahat antar mata pelajaran mungkin makan makanan ringan saja, jadi tidak ada makan bersama-sama," paparnya.

Ismardi juga mengingatkan agar sekolah tidak menerapkan pembelajaran penuh atau full day school. Padahal kebijakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM terbatas masih berlangsung.

Kota Pekanbaru juga masih menerapkan PPKM level 2 tahap II. Ia mengingatkan agar sekolah tidak membuat kebijakan sendiri.

Mereka mestinya mengikuti kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri terkait belajar tatap muka.

Seluruh sekolah untuk tingkat SD dan SMP mestinya mengikuti aturan yang berlaku. Ia mengingatkan sekolah negeri dan swasta agar tidak melebihi ketentuan pemerintah kota.

Kebijakan full day school di sejumlah sekolah swasta mempengaruhi potensi penularan covid-19. Ia tidak ingin muncul kasus klaster sekolah karena kebijakan sepihak dari sekolah.

Pihaknya bakal memberi teguran kepada sekolah yang membuat kebijakan sepihak. Mereka yang tidak patuh bakal ditarik izinnya untuk belajar tatap muka terbatas di masa pandemi.

Di sisi lain Kepala SMPN 9 Pekanbaru, Dailami mengatakan selama PKM terbatas, kantin sekolah masih ditutup. "Kantin tidak buka. Siswa kita minta bawa bekal makan masing-masing, termasuk juga minuman," kata Dailami.

Selain itu, Dailami juga mengatakan, siswa harus membawa perlengkapan sekolah masing-masing. "Kami melarang siswa pinjam meminjam peralatan sekolah. Baik itu pensil, penggaris maupun peralatan lainnya," tegas Dailami. (Sri)