Pekanbaru Masuk 3 Besar Kota Kualitas Udara Terburuk di Indonesia

Pekanbaru Masuk 3 Besar Kota Kualitas Udara Terburuk di Indonesia
Pekanbaru Masuk 3 Besar Kota Kualitas Udara Terburuk di Indonesia, Foto: Khaliza

WARTASULUH.COM- Warga Kota Pekanbaru kembali harus mewaspadai kualitas udara pada Senin, 21 September 2026. Indeks kualitas udara (AQI⁺) pada pukul 11.00 WIB tercatat 155 AQI⁺ US atau masuk kategori tidak sehat, sementara konsentrasi polutan utama PM2.5 mencapai 60,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Kondisi tersebut menempatkan Pekanbaru sebagai salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia dalam pemantauan waktu nyata. 

Dalam daftar 10 kota dengan AQI⁺ tertinggi, Pekanbaru berada di peringkat ketiga dengan AQI⁺ 162, setelah Pontianak yang mencapai 284 dan Palembang sebesar 182.

Kondisi ini menunjukkan pencemaran udara kembali menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara.

Pada waktu yang sama, kondisi cuaca di Pekanbaru tercatat berada pada suhu 32 derajat Celcius, dengan kecepatan angin sekitar 5 kilometer per jam dan kelembapan udara 61 persen.

Dalam pemantauan kualitas udara kota-kota di Indonesia secara waktu nyata, Pekanbaru juga masuk dalam daftar kota dengan indeks AQI⁺ tertinggi.

Pekanbaru berada di peringkat ketiga nasional dengan AQI⁺ sebesar 162, berada di bawah Pontianak, Kalimantan Barat, yang mencapai 284, serta Palembang, Sumatera Selatan, dengan AQI⁺ 182.

Berikut daftar 10 kota dengan AQI⁺ tertinggi berdasarkan data pemantauan tersebut:

  1. Pontianak, Kalimantan Barat: 284 AQI⁺
  2. Palembang, Sumatera Selatan: 182 AQI⁺
  3. Pekanbaru, Riau: 162 AQI⁺
  4. Tangerang Selatan, Banten: 148 AQI⁺
  5. Jakarta: 117 AQI⁺
  6. Bandung, Jawa Barat: 102 AQI⁺
  7. Surabaya, Jawa Timur: 98 AQI⁺
  8. Tangerang, Banten: 98 AQI⁺
  9. Sleman, Yogyakarta: 97 AQI⁺
  10. Badung, Bali: 79 AQI⁺