Leani Ratri Oktila hingga Jhon Kenedi, Empat Atlet Parabadminton NPCI Riau Berlaga di Kapolri Cup 2026

Empat atlet Parabadminton National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Riau akan berlaga di Turnamen Parabadminton Kapolri Cup 2026 yang akan digelar di GOR Kebun Durian. Mereka adalah Jhon Kenedi di nomor Men's Singles (MS) SL3, M Fadlan Pandufinata di nomor Men's Singles (MS) SL4, serta Leani Ratri Oktila dan Alfatih Mauli Pratiwi pada nomor Women's Singles (WS) SL3, SL4, dan SU5.

Leani Ratri Oktila hingga Jhon Kenedi, Empat Atlet Parabadminton NPCI Riau Berlaga di Kapolri Cup 2026
Empat atlet Parabadminton National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Riau akan berlaga di Turnamen Parabadminton Kapolri Cup 2026 yang akan digelar di GOR Kebun Durian. Mereka adalah Jhon Kenedi di nomor Men's Singles (MS) SL3, M. Fadlan Pandufinata di nomor Men's Singles (MS) SL4, serta Leani Ratri Oktila dan Alfatih Mauli Pratiwi pada nomor Women's Singles (WS) SL3, SL4, dan SU5. FOTO: NPC INdonesia

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Empat atlet Parabadminton National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Riau akan berlaga di Turnamen Parabadminton Kapolri Cup 2026 yang akan digelar di GOR Kebun Durian. Mereka adalah Jhon Kenedi di nomor Men's Singles (MS) SL3, M. Fadlan Pandufinata di nomor Men's Singles (MS) SL4, serta Leani Ratri Oktila dan Alfatih Mauli Pratiwi pada nomor Women's Singles (WS) SL3, SL4, dan SU5.

Keempat atlet tersebut diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus bersaing dengan atlet-atlet unggulan dari berbagai daerah.

Kejuaraan nasional tersebut menjadi ajang penting bagi atlet-atlet penyandang disabilitas Riau untuk menguji kemampuan sekaligus memburu prestasi di tingkat nasional.

Seluruh program persiapan kini memasuki tahap akhir. Peningkatan intensitas latihan, evaluasi teknik permainan, pembinaan fisik, hingga kesiapan mental terus dilakukan agar para atlet mampu tampil optimal menghadapi persaingan dari berbagai provinsi di Indonesia.

Pelatih Parabadminton NPCI Riau, Yeyen Ariyo Kusuma, mengatakan seluruh agenda keberangkatan telah dipersiapkan dengan matang. 

Tim dijadwalkan bertolak pada 27 Juli 2026 dan akan mengikuti seluruh rangkaian pertandingan hingga 1 Agustus 2026.

"Persiapan sudah kami maksimalkan. Mulai dari latihan teknik, fisik hingga mental atlet terus kami tingkatkan. Kami berharap seluruh atlet bisa tampil dalam kondisi terbaik saat pertandingan nanti," ujar Yeyen, Rabu (22/7/2026).

Yeyen mengatakan target tim bukan sekadar berpartisipasi, melainkan membawa pulang prestasi sebanyak mungkin. 

Ia optimistis peluang meraih medali terbuka lebar apabila para atlet mampu menjaga konsistensi permainan, kondisi fisik, dan mental selama pertandingan berlangsung.

"Kami ingin seluruh atlet tampil percaya diri dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Target kami tentu meraih medali sebanyak mungkin sekaligus menunjukkan bahwa atlet Parabadminton Riau mampu bersaing di level nasional," katanya.

Sementara itu, Ketua NPCI Riau Indra Warman menilai Turnamen Parabadminton Kapolri Cup 2026 memiliki arti penting dalam proses pembinaan olahraga disabilitas di Riau.

Menurutnya, kejuaraan nasional menjadi sarana evaluasi hasil latihan sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang sangat dibutuhkan atlet untuk meningkatkan kualitas permainan.

"Kompetisi seperti ini merupakan bagian dari proses pembinaan atlet. Semakin sering bertanding, maka pengalaman dan mental atlet akan semakin terasah. Kami berharap kesempatan ini dapat menjadi jalan menuju prestasi yang lebih tinggi," ujar Indra.

Ia menambahkan, pengalaman yang diperoleh pada ajang nasional akan menjadi modal berharga bagi atlet untuk menembus kompetisi yang lebih bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung pembinaan olahraga disabilitas di Provinsi Riau. Menurutnya, sinergi antara NPCI, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Ia berharap dukungan tersebut terus berlanjut agar pembinaan olahraga disabilitas di Riau semakin berkembang dan mampu mencetak atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.

"Atas nama NPCI Riau, kami mengajak seluruh atlet bertanding dengan penuh sportivitas, menjaga nama baik daerah, serta mengharumkan nama NPCI Riau, Polda Riau, dan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Riau," tuturnya.

Turnamen Parabadminton Kapolri Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara dan medali, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan kesempatan bagi atlet penyandang disabilitas untuk terus berkembang, berprestasi, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga nasional maupun internasional. (kha)