Banyak Proyek Jembatan Pemprov Riau di Kampar Mangkrak

Sejumlah proyek jembatan yang didanai APBD Riau di Kampar terbengkalai pengerjaannya gara-gara pandemi Covid-19

Banyak Proyek Jembatan Pemprov Riau di Kampar Mangkrak
Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto meninjau jembatan yang mangkrak

WARTASULUH.COM, KAMPAR - Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH didampingi Asissten I Setda Kampar Ahmad Yuzar, Kepala Dinas PUPR Afdal, Serta Kepala Dinas Bappeda Azwan meninjau proyek jembatan yang mangkrak, Jumat (12/3/2021). Dia ingin memastikan kondisi proyek yang didanai APBD Riau tersebut. 

Beberapa jembatan pembangunan terhenti karena anggaran dialihkan untuk penanganan kasus Covid-19. Adapun pengerjaan proyek yang ditinjau antara lain, pengerjaan Jembatan Gantung di Desa Sepungguk Kecamatan Salo yang dibangun pada tahun 2014, Jembatan Gantung Penghubung di Desa Limau Manis Kecamatan Kampar yang dibangun pada tahun 2017, Jembatan gantung di Pasar Usang Desa Tanjung Berulak Kecamatan Kampar dibangun pada tahun 2018. Jembatan Gantung yang terletak di Desa Kuapan Kecamatan Tambang dibangun pada tahun 2013.

Selain itu, proyek lain yang jadi sasaran tinjauan bupati adalah pengerjaan pembuatan kelas belajar serta pembangunan Pondok Santri di Sekolah MTs Mualimin Kecamatan Bangkinang Kota Desa Kumantan serta peninjauan 

Dalam kesempatan itu bupati mengatakan bahwa ia memang ingin langsung melakukan monitoring pengerjaan proyek yang terhenti, terutama yang bersangkutan dengan jalan, jembatan dan pembangunan madrasah.


”Saya sengaja ingin turun langsung ke lapangan melihat situasi dan kondisi pembangunan yang terbengkalai karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat luas serta Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Kampar yaitu 3I, Infrastruktur, Industri dan Investasi sekaligus bersilaturahim dengan masyarakat langsung,” terang Catur.

Bupati juga menegaskan, beberapa pembangunan yang hingga kini terbengkalai harus dicarikan alternatif. Agar ke depan bangunan yang sudah terlanjur dibangun segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. 


“Saya prihatin melihat kondisi beberapa jembatan yang terbengkalai. Ke depan saya akan meminta kepada instansi terkait untuk mengecek kembali, tujuannya agar bisa dicarikan alternatif dan segera mungkin bisa diselesaikan agar bisa di manfaatkan masyarakat luas,” pesan Catur.
(nis/kominfo Kampar)