Pipa Gas Tanam PT Trans Gas Indonesia Kembali Meledak, 5 Unit Rumah Rusak di Dusun Nibul Inhu

Pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), kembali meledak. Ledakan pipa gas tersebut terjadi pada Jumat (9/1/2026) pukul 01.00 WIB di Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Pipa Gas Tanam PT Trans Gas Indonesia Kembali Meledak, 5 Unit Rumah Rusak di Dusun Nibul Inhu
Pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), kembali meledak. Ledakan pipa gas tersebut terjadi pada Jumat (9/1/2026) pukul 01.00 WIB di Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). FOTO: Diskominfotiks Riau

WARTASULUH.COM, INHU - Pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), kembali meledak. Ledakan pipa gas tersebut terjadi pada Jumat (9/1/2026) pukul 01.00 WIB di Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Kali ini, ledakan pipa gas PT TGI itu mengakibatkan 5 unit rumah milik Ahmad Hojali, Supriyanto, Aan, Adi, dan Edi Tamsil itu mengalami kerusakan.

Sebelumnya, pipa gas PT TGI meledak di Dusun Nibul Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir pada Jumat (2/1/2026) pukul 16.35 WIB yang mengakibatkan 10 orang terluka, 5 unit truk dan 5 unit sepeda motor serta tiga unit bangunan rusak.

Saat ini, pihak PT TGI disebut tengah melakukan perbaikan serta berkoordinasi dengan warga terdampak untuk proses ganti rugi.

“Mereka juga duduk bersama warga yang rumahnya terdampak untuk membahas penyelesaian,” ungkap Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, Minggu (11/1/2026).

Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengatakan ledakan pipa gas tersebut terjadi pada Jumat (9/1/2026) dini hari. “Ledakan pipa di dalam tanah itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB,” ujar Fahrian.

Kapolres Inhu menjelaskan, ledakan tersebut tidak menimbulkan kebakaran seperti kejadian serupa yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). 

Saat peristiwa berlangsung, kondisi cuaca di lokasi sedang hujan. “Ledakan diduga disebabkan oleh kebocoran pipa gas,” jelasnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sedikitnya lima rumah warga mengalami kerusakan akibat kuatnya ledakan.

Adapun rumah yang terdampak masing-masing milik Ahmad Hojali, Supriyanto, Aan, Adi, dan Edi Tamsil.

“Rumah milik Ahmad Hojali mengalami kerusakan cukup parah karena lokasinya sangat dekat dengan pipa gas,” ungkap Fahrian.

Pascaledakan, pihak perusahaan langsung mengambil langkah cepat dengan menutup saluran gas di lokasi kejadian.

Selain itu, berdasarkan laporan petugas Polres Inhu dan Polsek Rengat Barat yang turun ke lokasi, ledakan terdengar sangat kuat hingga material tanah hasil ledakan menimpa rumah warga.

“Kondisi setelah ledakan, tanah terlihat berlubang cukup besar dan dalam,” kata Fahrian. (kha)