Hasil Timnas Basket Kursi Roda Putra 3x3 vs Thailand 5-14, ASEAN Para Games 2025, Danu Koswantoro Cs Akan Hadapi Malaysia untuk Posisi 3

Hasil Timnas Basket Kursi Roda Putra 3x3 vs Thailand 5-14, pada laga semifinal ASEAN Para Games 2025 di Hall lantai 4 Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (19/1/2026). Danu Koswantoro dan kawan-kawan akan hadapi Malaysia untuk perebutan juara tiga.

Hasil Timnas Basket Kursi Roda Putra 3x3 vs Thailand 5-14, ASEAN Para Games 2025, Danu Koswantoro Cs Akan Hadapi Malaysia untuk Posisi 3
Hasil Timnas Basket Kursi Roda Putra 3x3 vs Thailand 5-14, pada laga semifinal ASEAN Para Games 2025 di Hall lantai 4 Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (19/1/2026). Danu Koswantoro dan kawan-kawan akan hadapi Malaysia untuk perebutan juara tiga. FOTO: Kemenag

WARTASULUH.COM, THAILAND - Hasil Timnas Basket Kursi Roda Putra 3x3 vs Thailand 5-14, pada laga semifinal ASEAN Para Games 2025 di Hall lantai 4 Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (19/1/2026). Danu Koswantoro dan kawan-kawan akan hadapi Malaysia untuk perebutan juara tiga.

"Untuk hadapi Malaysia nanti kita akan keras dari awal, waktu penyisihan tadi bisa dibilang kita 'terpeleset' karena dari awal kita sempat tertinggal tapi sempat comeback dengan unggul dua bola. Saya harap nanti di perebutan juara 3, anak-anak lebih pintar ambil keputusan. Kita optimis menang," ungkap Salim Nurjadin, pelatih Timnas Basket Kursi Roda Putra 3x3, dikutip Wartasuluh.com dari laman Kemenpora.go.id, Selasa (20/1/2026).

Salim berharap Danu Koswantoro dkk akan lebih baik saat di laga terakhir yang tersisa. Beberapa kekurangan di lapangan, finishing dan mental harus cepat mendapat perbaikan.

"Jadi, kita akan coba konsen untuk komunikasi tim dan finishing yang harusnya tenang, kita lihat akurasi mereka menurun saya rasa karena kurang tenang, dan lambat ambil keputusan, shootlock keburu habis di detik terakhir, jadi mereka terpaksa harus menembakan tembakan jadi konsentrasinya menurun," paparnya.

Oleh karena itu, Salim Nurjadin mengatakan anak-anak didiknya akan fokus memperbaiki mental bertanding.

"Hasil yang kita dapat di penyisihan kali ini memang sangat kurang maksimal, kita mengalami kekalahan di semua permainan. Tapi, setelah ini kita akan fokus dan fight keras di perebutan juara tiga nanti melawan Malaysia," ujarnya.

Sepanjang pertandingan, I Komang Suparta dkk terlihat beberapa kali shooting tak akurat bahkan tak mengenai ring basket. 

Timnas Basket Indonesia kesulitan meladeni permainan lawan. Thailand tampil dominan dan menekan Indonesia dengan permainan cepat dan shooting-shooting akurat.

"Mungkin mereka masih jetleg dan kena demam panggung, karena ini hari pertama dan memang game yang cukup padat. Tapi kita ngga bisa jadikan itu alasan karena 3x3 dimanapun pasti padat di wheelchair maupun basket konvensional," ujarnya menambahkan.

Di tiga laga sebelumnya, timnas basket kursi roda Indonesia 3x3 juga harus menelan pil pahit atas keunggulan dari timnas Thailand, Filipina dan Malaysia. 

Melawan Filipina di babak penyisihan, timnas basket kursi roda Indonesia kalah dengan skor telak 3-20. 

Berhadapan dengan timnas Malaysia, Kasep Ayatulloh dan kawan-kawan harus kalah dengan skor akhir 6-10.  
Bertemu tuan rumah Thailand pada penyisihan timnas Indonesia juga kalah 6-16.

"Laga hari ini memang perlu banyak evaluasi, khususnya antar pemain di dalam lapangan seperti finishing kurang bagus, defend kita juga kurang kuat, mental, ketenangan dan jam terbang. Belajar dari hari ini jadi modal saat perebutan perunggu nanti, kita optimis bawa pulang medali," tutur I Komang Suparta. (kha)