31 Orang Keracunan Usai Santap Makanan di Festival Literasi, Bupati Inhu Tetapkan KLB dan Lihat Kondisi Korban

Sebanyak 31 orang diduga keracunan dengan gejala diare, mual, dan muntah, setelah mengkonsumsi makanan di acara Festival Literasi pada Selasa (20/10/2025) di Dinas Perpustakaan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Tak tinggal diam, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto langsung mengunjungi pasien diduga keracunan itu, yang masih dirawat di RSUD Indrasari, Pematang Reba, Senin (28/10/2025).

31 Orang Keracunan Usai Santap Makanan di Festival Literasi, Bupati Inhu Tetapkan KLB dan Lihat Kondisi Korban
Sebanyak 31 orang diduga keracunan dengan gejala diare, mual, dan muntah, setelah mengkonsumsi makanan di acara Festival Literasi pada Selasa (20/10/2025) di Dinas Perpustakaan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Tak tinggal diam, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto langsung mengunjungi pasien diduga keracunan itu, yang masih dirawat di RSUD Indrasari, Pematang Reba, Senin (28/10/2025). FOTO: Dinkes Inhu

WARTASULUH.COM, INDRAGIRI HULU - Sebanyak 31 orang diduga keracunan dengan gejala diare, mual, dan muntah, setelah mengkonsumsi makanan di acara Festival Literasi pada Selasa (20/10/2025) di Dinas Perpustakaan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Tak tinggal diam, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto langsung mengunjungi pasien diduga keracunan itu, yang masih dirawat di RSUD Indrasari, Pematang Reba, Selasa (28/10/2025).

“Kami mohon maaf atas kejadian yang pastinya tidak kita harapkan. Mari kita doakan agar semua pasien segera sembuh,” ungkap Ade, yang mengunjungi setiap pasien, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Tak hanya itu, Bupati Inhu juga memberikan semangat kepada orangtua dan anggota keluarga yang menemani para pasien. 

"Sebagian besar pasien mengeluhkan gejala seperti diare, muntah, dan demam," kata Ade yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Inhu Sandra, Kepala Dinas Perpustakaan Inhu Veni Dwipasari, dan Kepala BPKAD Inhu Riswidiantoro.

Sebagai wujud tanggungjawab atas musibah itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu menanggung semua biaya perawatan pasien dengan menetapkan kejadian ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). 

“Kami sudah menetapkan ini sebagai Kejadian Luar Biasa dan semua biaya perawatan akan ditanggung oleh pemerintah daerah,” tegas Ade.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Inhu Sandra menjelaskan, penetapan KLB didasari temuan awal penyelidikan epidemiologi (PE) yang menemukan sebanyak 31 kasus dengan keluhan diare, mual, dan muntah, setelah mengkonsumsi makanan di acara Festival Literasi.

Jumlah dan kondisi pasien ini, katanya, telah memenuhi kriteria KLB keracunan pangan sesuai dengan Permenkes nomor 2 tahun 2013.

"Sebagai tindak lanjut, Dinkes tidak hanya fokus pada perawatan, tetapi juga telah melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) kepada pihak katering penyedia makanan," ucapnya. 

Sampel makanan, muntahan, dan tinja para korban, katanya, sedang diperiksa di Labkesda Provinsi Riau guna mengetahui penyebab pasti kontaminasi. (nur)