Tim KU 13 Bina Muda Raih Juara 3 Turnamen Garuda Anak Indonesia 2026 di Stadion Utama Pekanbaru

Tim KU 13 Bina Muda berhasil meraih juara 3 dalam ajang Turnamen Garuda Anak Indonesia 2026 yang digelar di Stadion Utama Pekanbaru. Prestasi ini menjadi pencapaian membanggakan bagi pembinaan sepak bola usia dini di Pekanbaru.

Tim KU 13 Bina Muda Raih Juara 3 Turnamen Garuda Anak Indonesia 2026 di Stadion Utama Pekanbaru
Tim KU 13 Bina Muda berhasil meraih juara 3 dalam ajang Turnamen Garuda Anak Indonesia 2026 yang digelar di Stadion Utama Pekanbaru. Prestasi ini menjadi pencapaian membanggakan bagi pembinaan sepak bola usia dini di Pekanbaru. FOTO: Toat Rohani/Wartasuluh.com

WARTASULUH.COM, PEKANBARU – Tim KU 13 Bina Muda berhasil meraih juara 3 dalam ajang Turnamen Garuda Anak Indonesia 2026 yang digelar di Stadion Utama Pekanbaru. Prestasi ini menjadi pencapaian membanggakan bagi pembinaan sepak bola usia dini di Pekanbaru.

Namun, tim KU 10 Bina Muda harus tersingkir setelah kalah pada pertandingan awal turnamen. Nasib serupa dialami KU 11 dan KU 12 Bina Muda yang harus gugur di babak perempat final setelah melalui pertandingan ketat yang ditentukan melalui adu penalti.

Pelatih dan official Bina Muda juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pemain di semua kelompok umur yang telah berjuang maksimal sepanjang turnamen.

Menurut mereka, turnamen ini menjadi ajang penting untuk menambah jam terbang, melatih mental bertanding, serta sebagai bahan evaluasi pembinaan atlet usia dini.

Dengan hasil yang diraih tersebut, Bina Muda berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan persiapan, guna meraih prestasi yang lebih baik pada turnamen-turnamen selanjutnya.

Sementara itu, Ketua PSSI Pekanbaru, Roni Saputra, mengatakan, Turnamen Garuda Anak Indonesia bukan sekadar perlombaan untuk menjadi juara, melainkan sarana pembinaan bagi pemain usia dini.

“Turnamen ini bukan hanya soal hasil akhir, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding, membangun mental, disiplin, dan sportivitas sejak usia dini,” ujar Roni Saputra. (toat)