Sekjen MUI Ajak Umat Islam Perkuat Kepedulian Sosial, Pembagian Daging Kurban Jadi Simbol Solidaritas

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengajak umat Islam menjadikan momentum Iduladha 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat kepekaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. 

Sekjen MUI Ajak Umat Islam Perkuat Kepedulian Sosial, Pembagian Daging Kurban Jadi Simbol Solidaritas
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengajak umat Islam menjadikan momentum Iduladha 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat kepekaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. FOTO: Kemenag

WARTASULUH.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengajak umat Islam menjadikan momentum Iduladha 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat kepekaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. 

Amirsyah Tambunan mengatakan, pembagian daging kurban harus menjadi simbol solidaritas dan semangat berbagi di tengah kehidupan sosial masyarakat.

“Kita menyadari bahwa masyarakat kita saat ini tengah menanti uluran tangan kita semua. Pembagian daging kurban secara bersama-sama adalah bukti kepedulian kita kepada umat,” katanya, dikutip Wartasuluh.com dari laman Kemenag.go.id, Senin (18/5/2026).

Amirsyah mengatakan, Iduladha yang tahun ini diperingati secara serentak, menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan umat Islam Indonesia dan dunia Islam.

“Ini sebuah momentum penting untuk menggambarkan kepada kita, umat Islam Indonesia dan seluruh dunia Islam. InsyaAllah Iduladha bisa bersama-sama secara serentak kita rayakan dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam Indonesia dan seluruh dunia Islam,” ujarnya.

Amirsyah Tambunan menegaskan, ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Amirsyah juga mengingatkan makna kurban sejatinya adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan empati terhadap sesama. 

Amirsyah Tambunan menyebut penyembelihan hewan kurban juga menjadi simbol pengendalian sifat serakah dan egoisme.

“Idul kurban berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, menyembelih hewan kurban adalah menyembelih sifat-sifat, terutama kerakusan, sekaligus menampakkan kepedulian kita,” ujar Amirsyah Tambunan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau umat Islam memperkuat ibadah menjelang Iduladha, termasuk puasa sunah dan pelaksanaan kurban bagi yang mampu.

Menag menekankan pentingnya menunaikan ibadah kurban sesuai ketentuan syariat sebagai bagian dari penguatan nilai ibadah dan kepedulian sosial.

“Kami mengimbau bapak-bapak yang punya kemampuan untuk berkurban agar melaksanakan kurban itu sendiri,” ujarnya.

Menutup konferensi pers, Menag juga mendoakan jamaah haji Indonesia yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci agar memperoleh haji mabrur dan kembali ke Tanah Air dengan selamat. (kha)