Ketua BAZNas Tanggapi Tudingan Korupsi: Isue Usang dan Basi

Ketua BAZNas Tanggapi Tudingan Korupsi: Isue Usang dan Basi
Ketua BAZNas Pekanbaru, Dr Endar Muda SH MH

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Pekanbaru digoyang isue dugaan korupsi. Menanggapi tudingan itu, Ketua Baznas Pekanbaru Dr Endar Muda SH MH mengatakan, isu yang dihembuskan adalah usang dan basi.

"Lebih kurang 4 tahun saya menjabat sebagai Ketua Baznas Kota Pekanbaru Dari awal saya menjabat saya diganggu terus, alasannya karena saya bukan orang melayu juga bukan orang Pekanbaru," tutur Endar, Sabtu (29/11/2025). 

Dikatakan Endar, ketika dirinya baru menjabat Ketua Baznas Pekanbaru, pengumpulan zakat di Baznas Kota Pekanbaru cuma Rp5,4 miliar. Saat ini Baznas Kota Pekanbaru sudah mengumpulkan Rp 16,5 miliar. 

"Posisi Ketua Baznas itu seksi, kenapa saya katakan seksi menurut regulasi yang ada Ketua Baznas itu mempunyai potensi untuk mendapatkan gaji 5 kali dari UMR, siapa yang tidak tergiur dengan nilai segitu," ungkapnya. 

Menurut Endar, kepemimpinannya di Baznas akan berakhir tahun 2027 dan sekarang sudah masuk tahun 2026. "Jadi jabatan Ketua Baznas tentu menjadi incaran bagi orang-orang yang bernafsu untuk menjadi ketua," katanya. 

Dikatakan Endar, kemimpinan di baznas itu berlaku secara kolektif, kolegial, artinya setiap keputusan diputuskan secara bersama dan di Baznas sendiri ad 5 pimpinan, 1 Ketua dan 4 Wakil Ketua. "Lalu, kenapa hanya yang di obok-obok oleh mereka," ujarnya. 

Pada narasi berita yang mereka buat kata Endar, ada desakan publik atau masyarakat terkait pengusutan dugaan korupsi baznas di Kejati Riau, "pertanyaannya, atensi masyarakat yang mana? yang saya tahu, setiap hari masyarakat memasukkan proposal ke Baznas Kota Pekanbaru minta supaya difasilitasi," jelasnya. 

Dilanjutkan Endar, sesuai dengan surat at-taubah ayat 60, ada 8 golongan asnaf yang bisa dibiayai, jadi tidak sembarangan memberikan bantuan kepada orang, hanya kepada yang termasuk dalam 8 golongan tersebut. 

"Terkait laporan dugaan korupsi Baznas Pekanbaru di Kejati Riau, Baznas itu di audit oleh dua lembaga, satu lembaga Irjen Kemenag yang kedua lembaga AKP (Akuntan Publik), oleh karena itu sejauh ini baznas itu masih on the track tidak ada temuan, bahkan kita sudah dapat award dari Baznas RI 3 tahun berturut-turut, Dan sebagai pimpinan di Baznas Pekanbaru saya mengikuti dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung," paparnya. 

Lebih lanjut Endar menjelaskan, dirinya mulai dari semalam hingga saat ini, dirinya diancam oleh orang tidak dikenal dengan menggunakan berita yang menyudutkan, dan pelaku meminta uang Rp10 juta. 

"Saya tidak mau menyatakan medianya apa, dia mengancam saya, jika saya tidak memberikan uang tersebut, berita akan diangkat. Pola dan gaya pemerasan melalui chat whatsappnya ini masih saya simpan di dalam handphone saya, dan saya mempertimbangkannya untuk melaporkan ke pihak berwajib," ucap Endar. 

Di akhir konfirmasi media, Endar menutup dengan mengisahkan ada orang di akhirat nanti dengan amal yang banyak akan tetapi bisa masuk ke dalam neraka, karena apa? Karena dia pernah memfitnah orang yang tidak melakukan sebagaimana yang dia fitnahkan itu sehingga Allah mencampakkan dia ke dalam neraka. Dan Itulah orang yang dibangkrutkan amalnya. 

"Posisi ketua baznas seksi dan menggiurkan, dan saat ini suksesi kepemimpinan baznas sdh dekat hingga 2027. Saya mendo'akan orang yang telah mmbuat isue sebagaimana di atas diberikan ampunan dan hidayah oleh allah SWT," pungkasnya. (Rls)