Hasil Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, FIFA Series 2026, Spirit Garuda Raih Poin Maksimal

Hasil Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, spirit Garuda untuk meraih poin maksimal.

Hasil Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, FIFA Series 2026, Spirit Garuda Raih Poin Maksimal
Hasil Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, spirit Garuda untuk meraih poin maksimal. FOTO: PSSI

WARTASULUH.COM, JAKARTA - Hasil Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, spirit Garuda untuk meraih poin maksimal.

Untuk menghadapi FIFA Series 2026, telah menjalani pemusatan latihan dengan intensitas tinggi selama empat hari terakhir, dipimpin pelatih kepala John Herdman.

Sehingga seluruh pemain yang ada saat ini dalam kondisi siap, dan ia merasa cukup percaya diri dengan kedalaman skuad yang dimiliki.

“Untuk soal pemain pengganti, saya cukup nyaman dengan skuad yang ada. Semua pemain sudah hadir dan dalam kondisi sehat. Kami memiliki apa yang dibutuhkan untuk meraih hasil maksimal,” kata John Herdman, dikutip Wartasuluh.com dari laman Kitagaruda.id, Jumat (27/3/2026).

John Herdman melihat adanya perkembangan positif, terutama dari sisi energi dan kesiapan pemain menyambut pertandingan di kandang sendiri.

“Kami sudah berlatih bersama selama empat hari dengan sesi yang bagus dan intensitas tinggi. Para pemain datang dengan semangat yang sangat positif. Besok, kita akan melihat level baru dari semangat tim dan energi di lapangan,” katanya.

Meski membawa visi besar, John Herdman memastikan fokus utama tim saat ini tetap pada laga terdekat.

“Namun sekarang fokus kami adalah Saint Kitts & Nevis, satu langkah pada satu waktu,” tegasnya.

Pelatih asal Inggris tersebut menilai ajang FIFA Series 2026 sebagai momentum penting untuk menguji kemampuan tim menghadapi lawan dari konfederasi berbeda. 

John Herdman juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Erik Thohir, PSSI, PT GSI, serta FIFA atas terselenggaranya event luar biasa ini. Turnamen ini menghadirkan tim-tim dari berbagai konfederasi dan dimainkan di Stadion GBK. Ini sangat fantastis,” ujar John Herdman. 

John Herdman juga menegaskan akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun oleh pelatih sebelumnya, sembari menyempurnakan identitas permainan tim. 

John Herdman juga membawa standard tinggi dari pengalaman melatih di level elite internasional.

“Tugas saya adalah membawa semuanya ke level berikutnya. Hal utama yang ingin kami bangun adalah semangat tim, tim yang bisa ‘melengkung tapi tidak patah’ dalam pertandingan,” ucap Herdman.

Di sisi lain, John Herdman juga menanggapi situasi skuad, termasuk absennya Dean James di laga besok. Meski demikian, ia menegaskan fokus tetap pada pemain yang tersedia dan siap tampil.

“Penting untuk selalu mendengarkan pemain. Fokus saya adalah pada grup ini. Dean James adalah pemain yang fantastis, bagian penting dari tim ini sekarang dan ke depan. Dia punya alasan sendiri atas keputusannya, tapi fokus kami tetap pada tim ini,” jelas John Herdman.

Selain target jangka pendek di FIFA Series, John Herdman juga menekankan pentingnya membangun budaya tim dalam proyek jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.

“Sepak bola internasional adalah proses bertahap. Target besar kami adalah lolos ke Piala Dunia 2030. Setiap langkah dalam tiga tahun ke depan adalah bagian dari perjalanan itu,” tuturnya.

Sementara itu, bek Timnas Indonesia Elkan Baggott asal Ipswich Town ke dalam skuad Garuda, setelah absen cukup lama.

Menurut catatan, Baggott terakhir kali membela Timnas Indonesia pada babak 16 besar Piala Asia 2023 di Qatar melawan Australia, 28 Januari 2024 lalu. 

Kini ia pun mengaku antusias bisa kembali mengenakan seragam Merah Putih, terlebih dengan atmosfer baru yang dibawa pelatih anyar, John Herdman.

“Saya sangat senang bisa kembali membela negara saya. Pelatih John Herdman membawa energi baru dan semangat tim yang kuat. Kami sangat antusias untuk bermain di depan para suporter besok,” ujar Baggott dalam sesi jumpa pers jelang laga, Kamis, 26 Maret 2026. 

Baggott juga menilai ada perubahan signifikan dalam skuad Timnas Indonesia dibanding beberapa tahun lalu. Menurutnya, peningkatan kualitas pemain menjadi faktor utama yang mendorong perkembangan tim.

“Perbedaan terbesar dibanding dua tahun lalu adalah standard dan kualitas pemain. Sekarang lebih banyak pemain yang bermain di Eropa, di klub dan liga top,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran pemain-pemain dengan pengalaman di level tinggi turut meningkatkan atmosfer kompetitif di dalam tim, sekaligus memperkuat kebersamaan.

“Mereka membawa standar tinggi, dan saya juga melihat kebersamaan serta semangat tim jauh lebih kuat dari sebelumnya. Ditambah dengan energi dan mentalitas baru yang dibawa pelatih,” lanjutnya.

Terkait absennya dalam periode sebelumnya, Baggott memilih tidak menjelaskan secara rinci. Namun ia menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim ke depannya.

“Yang jelas, saya sangat senang bisa kembali. Ini adalah negara saya, dan saya ingin memberikan yang terbaik serta membuat keluarga dan masyarakat Indonesia bangga,” sambungnya.

Dalam proses kembali ke tim, Baggott juga menyoroti adanya kombinasi pemain lama dan baru yang membuat dinamika skuad semakin kompetitif. Meski begitu, ia merasa proses adaptasi berjalan lancar.

“Mungkin setengah tim masih sama dan setengahnya pemain baru, jadi tentu ada proses adaptasi. Namun para pemain baru sangat menyambut dengan baik, itu membuat segalanya lebih mudah,” ujarnya.

“Persaingan juga jauh lebih tinggi sekarang. Untuk mencapai target besar, kami memang membutuhkan kualitas pemain yang lebih tinggi,” kata Baggott.

Di akhir sesi, pria berdarah Indonesia-Inggris ini mengaku optimistis dengan kualitas tim yang semakin merata di berbagai lini.

“Bersaing dengan pemain yang bermain di liga top Eropa akan membantu saya dan pemain lain untuk terus berkembang, meningkatkan performa, dan membantu Indonesia naik di ranking FIFA serta, semoga, lolos ke Piala Dunia,” tutupnya.

Berikut Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026: 

Kiper:
Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
Emil Audero (US Cremonese)
Maarten Paes (AFC Ajax)
Nadeo Argawinata (Borneo FC)

Bek:
Dean James (Go Ahead Eagles)
Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
Elkan Baggott (Ipswich Town)
Jay Idzes (US Sassuolo)
Justin Hubner (Fortuna Sittard)
Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach)
Nathan Tjoe-A-On (Willem II)
Rizky Ridho (Persija Jakarta)
Sandy Walsh (Buriram United)

Tengah:
Calvin Verdonk (LOSC Lille)
Eliano Reijnders (Persib Bandung)
Ivar Jenner (Dewa United)
Joey Pelupessy (Lommel SK)
Jordi Amat (Persija Jakarta)

Depan:
Beckham Putra Nugraha (Persib Bandung)
Mauro Zijlstra (Persija Jakarta)
Ole Romeny (Oxford United)
Ragnar Oratmangoen (FCV Dender)
Ramadhan Sananta (DPMM FC)
Yakob Sayuri (Malut United)

(kha)