Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
PT Pegadaian meraih Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026 untuk kategori Multifinance Call Center dalam ajang Top CX Brand Award - CXTRAORDINARY EVENING 2026. (Foto: Pegadaian)

WARTASULUH.COM, JAKARTA — PT Pegadaian meraih Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026 untuk kategori Multifinance Call Center dalam ajang Top CX Brand Award - CXTRAORDINARY EVENING 2026. Acara bertema “Rahasia Melayani Sepenuh Hati” tersebut digelar di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Kamis (30/04/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi Pegadaian dalam menghadirkan layanan contact center yang tidak hanya responsif, solutif, tetapi juga mampu memberikan pengalaman pelanggan yang mudah, cepat, dan tetap humanis di tengah arus digitalisasi.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Senior Vice President Layanan Contact Center PT Pegadaian, Rinny Amelia Hadjoh. Dalam pernyataannya, Rinny menekankan bahwa pencapaian ini adalah buah dari sinergi seluruh Insan Pegadaian, khususnya tim contact center yang menjadi garda terdepan dalam merespons kebutuhan nasabah setiap harinya.

“Bagi kami, melayani sepenuh hati berarti hadir untuk mendengar, memahami, dan memberikan solusi terbaik. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas interaksi, karena contact center bukan sekadar pusat informasi, melainkan ruang interaksi yang membangun kepercayaan dan kedekatan antara Pegadaian dengan masyarakat, yang membantu nasabah memperoleh solusi secara cepat dan tepat,” ujar Rinny.

Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi cerminan konsistensi Pegadaian dalam menjalankan transformasi Customer Experience (CX) hingga ke tingkat wilayah. Menurutnya, keberhasilan contact center tidak terlepas dari sinergi antara kantor pusat dan seluruh jaringan operasional di daerah dalam memastikan kualitas layanan yang seragam di setiap titik sentuh (touchpoints).

“Bagi kami di wilayah, penghargaan ini bukan hanya tentang pengakuan, tetapi juga pengingat bahwa setiap interaksi dengan nasabah harus menghadirkan solusi. Sejalan dengan asesmen Danantara CX100, kami memastikan standar layanan yang diterapkan di pusat juga dijalankan secara disiplin dan berkelanjutan di seluruh unit kerja, sehingga pengalaman nasabah tetap konsisten dan solutif,” kata Agus.

Ia menegaskan bahwa penguatan kompetensi insan layanan, penyempurnaan proses bisnis, serta integrasi antar-kanal layanan menjadi fokus utama dalam mendukung pengalaman nasabah yang lebih baik. Menurutnya, kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan respons, tetapi oleh kemampuan memahami kebutuhan nasabah secara menyeluruh dan memberikan solusi yang tepat.

“Teknologi memang membuat layanan semakin cepat dan efisien, namun pendekatan humanis tetap menjadi fondasi utama. Di wilayah, kami memastikan bahwa transformasi digital yang dijalankan tetap diiringi empati dan kepedulian, sehingga nasabah merasa didengar, dipahami, dan dilayani dengan sepenuh hati,” tambahnya.

Penghargaan ini semakin menegaskan posisi Pegadaian sebagai penggerak ekonomi rakyat yang inklusif. Dengan layanan contact center yang semakin tangguh, Pegadaian optimis dapat terus mempermudah akses informasi dan solusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah demi langkah yang dilakukan Pegadaian dalam memberikan layanan terbaik tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memberikan kebermanfaatan nyata bagi nasabah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan semangat MengEMASkan Indonesia. 

Tentang Pegadaian

PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan beragam produk dan layanan finansial. Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, berkomitmen penuh dalam mendukung UMKM naik kelas.

Pegadaian kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dengan produk terlengkap, sejak resmi mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.

Selain Layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki ragam produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan yang lengkap (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah).

Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui Outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian yang dirancang dengan fokus pada pengembangan ekosistem emas dan transformasi digital, untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalam bertransaksi finansial bagi masyarakat.

Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, menciptakan dampak positif bagi komunitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara luas. (Rls)