Hadiri Panen Jagung Serentak di Pekanbaru, Pangdam XIX Tuanku Tambusai: Ketahanan Pangan Bagian Penting dari Ketahanan Negara

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo S.A.P., M.M., CHRMP menegaskan, sektor pangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional. Hal itu diaampaikannya di sela Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Jalan Gajah RT 02 RW 13, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Sabtu (16/5/2026).

Hadiri Panen Jagung Serentak di Pekanbaru, Pangdam XIX Tuanku Tambusai: Ketahanan Pangan Bagian Penting dari Ketahanan Negara

WARTASULUH.COM, PEKANBARU — Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo S.A.P., M.M., CHRMP menegaskan, sektor pangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional. Hal itu diaampaikannya di sela Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Jalan Gajah RT 02 RW 13, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Sabtu (16/5/2026).

“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan negara. Karena itu, sinergi seluruh pihak harus terus diperkuat agar program swasembada pangan dapat berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Pangdam.

Panen raya jagung ini sekaligus menjadi momentum mempererat kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan di wilayah Riau.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah. 

Pangdam XIX Tuanku Tambusai hadir bersama unsur Forkopimda Provinsi Riau, pejabat pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang diprakarsai Polda Riau tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat program swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung di Provinsi Riau.

Panen raya dilaksanakan secara serentak sebagai tindak lanjut arahan analisa dan evaluasi ketahanan pangan oleh As SDM Kapolri terkait pelaksanaan panen raya jagung Kuartal II Tahun 2026. Selain TNI-Polri, kegiatan turut melibatkan Bulog, BPS, dinas pertanian, perbankan, hingga kelompok tani setempat. (rls)