Hadapi Angin Kencang dan Krisis Air Manggala Agni Padamkan Api di 7 Titik, Karhutla di Riau Meluas

Hadapi Angin Kencang dan Krisis Air Manggala Agni Padamkan Api di 7 Titik, Karhutla di Riau Meluas
Upaya pemadaman karhutla yang dilakukan Tim Manggala Agni Riau. (Foto: Manggala Agni)

WARTASULUH.COM, PEKANBARU – Meski menghadapi angin kencang dan krisis air, tim pemadam kebakaran hutan dan lahan dari Manggala Agni terus melakukan operasi pemadaman di sejumlah wilayah Provinsi Riau, Kamis (12/3/2026). Sementara itu, karhutla Riau terus meluas.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian, mengatakan pemadaman terus dilakukan di beberapa lokasi yang masih terbakar. Operasi tersebut melibatkan empat daerah operasi (Daops), yakni Daops Pekanbaru, Siak, Dumai, dan Rengat.

Namun, tim di lapangan menghadapi sejumlah kendala, seperti bahan bakar vegetasi yang melimpah dan kering, sumber air yang semakin menipis, serta angin kencang yang mempercepat penyebaran api.

“Selain itu, akses menuju beberapa titik kebakaran cukup sulit karena berada di lokasi yang jauh dan terpencil. Bahkan ada beberapa titik yang hanya bisa dijangkau menggunakan kendaraan air,” ujar Ferdian.

Berdasarkan laporan operasi pemadaman darat kebakaran hutan di Riau, sejumlah lokasi kebakaran yang ditangani Manggala Agni antara lain:

Di wilayah Daops Sumatera IV Pekanbaru, kebakaran terjadi di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar dengan status Areal Penggunaan Lain (APL). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare dan saat ini memasuki hari keempat pemadaman lanjutan.

Sementara itu di wilayah Daops Sumatera V Dumai, kebakaran terjadi di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis pada kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dengan luas terbakar sekitar 15 hektare. Pemadaman di lokasi tersebut telah memasuki hari ketiga.

Selain itu, pemadaman lanjutan juga dilakukan di Desa Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai yang berada di kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK).

Di wilayah Daops Sumatera VI Siak, kebakaran terjadi di Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak dengan luas terbakar sekitar 7 hektare.Saat ini petugas melakukan proses mopping up atau pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.

Sementara di wilayah Daops Sumatera VII Rengat, kebakaran di Desa Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir dengan luas sekitar 13,05 hektare dilaporkan telah padam setelah memasuki hari ketiga penanganan.

Namun demikian, pemadaman lanjutan masih dilakukan di Desa Pulau Muda dan Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Kebakaran di Pulau Muda telah memasuki hari ketiga, sementara luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan.

Selain melakukan pemadaman, Manggala Agni juga terus melaksanakan patroli pencegahan di sejumlah wilayah rawan kebakaran.Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan deteksi dini, mempercepat respons penanganan, serta memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Ferdian menegaskan bahwa pendekatan kepada masyarakat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan di Riau tidak semakin meluas. (Rik)