Lebih 42 Km Jalan Rusak di Pekanbaru Ditargetkan Mulus Tahun Ini, Postur APBD 2026 Banyak untuk Perbaikan Jalan dan Drainase
Lebih 42 Km jalan rusak di Kota Pekanbaru ditargetkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho akan mulus dalam tahun ini. Perbaikan jalan tidak hanya menyasar pada ruas di pusat kota, namun juga di pinggiran kota.
WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Lebih 42 Km jalan rusak di Kota Pekanbaru ditargetkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho akan mulus dalam tahun ini. Perbaikan jalan tidak hanya menyasar pada ruas di pusat kota, namun juga di pinggiran kota.
"Targetnya (perbaikan jalan rusak.red) tahun ini harus lebih dari tahun kemarin. Kalau tahun kemarin 42 kilo, tahun ini harus lebih dari 42 kilo," kata Agung Nugroho, Jumat (23/1/2026).
Disampaikan Wali Kota, perbaikan jalan rusak menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Pekanbaru pada tahun ini. Pemerintah juga sudah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan rusak.
Saat ini tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, juga sudah mulai memetakan ruas jalan rusak yang bakal diperbaiki.
"Kita baru pengesahan APBD, tentu masih ada mekanismenya evaluasi di Pemprov Riau, dan balik lagi ke DPRD sehingga jadi Perda. Setelah itu, baru kita memulai pekerjaan yang sudah jadi program utama Pemko," terang Agung.
Ia memastikan perbaikan jalan rusak bakal terus berkelanjutan. Tahun 2025 saja, dari target pengaspalan 20 Km jalan rusak, Pemko berhasil melakukan perbaikan terhadap 42 Km jalan rusak.
"Mudah-mudahan ini terlaksana apa yang sudah kita targetkan," pungkas Wali Kota.
Sementara itu, Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, perbaikan jalan berlanjut ke ruas jalan rusak yang belum tuntas pengerjaannya tahun 2025 lalu.
"Melanjutkan kembali sisa-sisa pengerjaan perbaikan jalan yang belum selesai," ungkap Wawako.
Markarius menegaskan bahwa postur anggaran dalam APBD Kota Pekanbaru kebanyakan untuk perbaikan jalan dan drainase. "Dari postur anggaran kita tahun 2026, untuk perbaikan jalan dan drainase masih porsi terbesar," jelasnya.
Dirinya mengaku berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau. Hal ini untuk menggesa proses perbaikan jalan nasional di Kota Pekanbaru yang mengalami kerusakan.
Markarius menegaskan perbaikan drainase tahun ini untuk mengatasi persoalan banjir. Ia menyampaikan bahwa penanganan banjir masih jadi prioritas di tahun ini.
Terkait aspal jalan Jenderal Sudirman ujung menuju ke arah Jalan Sembilang yang mengalami rusak berat karena kerap terendam banjir, Markarius mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau guna membantu proses perbaikan jalan itu.
"Kami sudah komunikasi dengan pemprov untuk membantu perbaikan jalan itu," terangnya. (kha)


Lestari 



