Kalahkan St Kitts and Nevis 4-0, Ranking FIFA Indonesia Naik ke 120 Dunia, Garuda Lolos ke Final FIFA Series 2026

Kalahkan St Kitts and Nevis 4-0, Ranking FIFA Indonesia Naik ke 120 Dunia, Garuda Lolos ke Final FIFA Series 2026

WARTASULUH.COM, JAKARTA - Hasil Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis 4-0, Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, ranking FIFA Timnas Indonesia naik ke posisi 120 dunia dengan 1.148,70 poin. Indonesia kini urutan ke-3 di Asia Tenggara, di bawah Thailand (96) dan Vietnam (103).

Sedangkan Malaysia turun drastis 14 tingkat dari 121 ke posisi 135 imbas sanksi yang diberikan FIFA dan AFC.

Hasil ini menjadi awal positif bagi John Herdman dalam pertandingan perdananya bersama Timnas Indonesia.

Empat gol kemenangan Timnas Indonesia disarangkan Beckham Putra Nugraha pada menit ke-15 dan ke-24, Ole Romeney pada menit ke-52 dan Mauro Nils Zijlstra pada menit ke-75.

Atas kemenangan ini, Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria pada Senin (30/3/2026) pukul 15.30 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Timnas Indonesia ditunggu Bulgaria di babak final FIFA Series 2026. Bulgaria menang telak 10-2 atas Kepulauan Solomon pada hari yang sama.

Sejak awal pertandingan, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. 

Lima menit pertama, Jay Idzes dan kawan-kawan mendominasi penguasaan bola dan memaksa tim tamu bermain lebih dalam. Permainan sabar dari kaki ke kaki menjadi kunci untuk membongkar pertahanan rapat Saint Kitts and Nevis.

Peluang pertama hadir pada menit ke-8 melalui situasi sepak pojok. Dony Tri Pamungkas mengirimkan bola yang disambut sundulan Jordi Amat, namun masih melambung di atas mistar. 

Lima menit berselang, Beckham Putra Nugraha mengirimkan umpan terobosan dari sisi kanan yang disambar Kevin Diks dengan sepakan first time, tetapi bola hanya mengenai sisi luar jaring.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-15. Umpan terobosan akurat dari Ole Romeny sukses membebaskan Beckham Putra dari jebakan offside. Dengan tenang, Beckham melakukan solo run, mengecoh kiper, dan menceploskan bola ke gawang.

Kombinasi keduanya kembali membuahkan hasil di menit ke-25. Lagi-lagi melalui umpan terobosan Romeny, Beckham berhasil menuntaskannya dengan sepakan kaki kanan untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Sepanjang sisa babak pertama, Indonesia terus menekan. Saint Kitts and Nevis kesulitan keluar dari tekanan dan hanya mengandalkan umpan-umpan panjang yang dengan mudah dipatahkan lini belakang Indonesia yang dikomandoi Jay Idzes. 

Menjelang turun minum, Indonesia mendapat peluang dari tendangan bebas setelah Ramadhan Sananta dilanggar di area berbahaya pada menit ke-44. Kevin Diks yang maju sebagai eksekutor masih belum mampu mengarahkan bola tepat sasaran. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, tim asuhan John Herdman tetap tampil agresif. Pada menit ke-51, Dony Tri kembali membangun serangan lewat kombinasi dengan Beckham, namun upaya placing Beckham masih bisa ditepis kiper lawan.

Dua menit kemudian, Indonesia menambah keunggulan. Berawal dari sepak pojok yang berujung kemelut di kotak penalti, bola jatuh di kaki Ole Romeny yang langsung melepaskan tendangan mendatar untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Herdman kemudian melakukan sejumlah rotasi pada menit ke-58 dengan memasukkan Yakob Sayuri, Sandy Walsh, Ivar Jenner, dan Joey Pelupessy, menggantikan Jay Idzes, Kevin Diks, Jordi Amat, serta Calvin Verdonk. 

Pergantian kembali dilakukan pada menit ke-65 dengan masuknya Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Eliano Reijnders menggantikan Elkan Baggott, Beckham Putra, dan Ole Romeny. Sementara itu, Mauro Zijlstra masuk pada menit ke-71 menggantikan Ramadhan Sananta.

Indonesia semakin menjauh pada menit ke-74. Umpan terobosan dari Joey Pelupessy membebaskan Mauro Zijlstra dari jebakan offside. Dalam situasi satu lawan satu, Mauro dengan tenang menaklukkan kiper untuk mencetak gol keempat.

Saint Kitts and Nevis sempat mendapat peluang terbaiknya pada menit ke-84 ketika sepakan pemain depan mereka membentur tiang gawang yang dikawal Maarten Paes. Indonesia sendiri hampir menambah gol di menit ke-88 lewat Yakob Sayuri, namun dianulir karena offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol. Indonesia menutup laga dengan kemenangan 4-0. (shd)