Adopsi Teknologi Machine Learning, UIR Resmi Luncurkan Magister Pendidikan Matematika Berstandar Global

Adopsi Teknologi Machine Learning, UIR Resmi Luncurkan Magister Pendidikan Matematika Berstandar Global
Prodi Magister Pendidikan Matematika UIR resmi dibuka. (Foto: humas UIR)

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Menjawab tantangan era digital, Universitas Islam Riau (UIR) resmi membuka Program Studi (Prodi) Magister Pendidikan Matematika dengan keunggulan kurikulum berbasis Machine Learning. Prodi ini guna mencetak tenaga pendidik yang mampu mengeksplorasi referensi global dan efisiensi riset melalui kecerdasan buatan.

Inovasi ini hadir di penghujung Ramadan 1447 H melalui SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 240/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Matematika Program Magister yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Inovasi, Prof Dr Fathurrahman SP MSc menyampaikan, hadirnya Prodi Magister Pendidikan Matematika bertujuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terutama aspirasi guru–guru yang S1 Matematika agar dapat melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi

“Hal ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan serta pendalaman materi yang nantinya akan disampaikan oleh guru-guru tersebut kepada siswa dengan lebih baik. Selain itu, dengan adanya Program Studi S2 Matematika ini, juga memberikan kesempatan bagi alumni-alumni Matematika FKIP UIR untuk melanjutkan studi ke jenjang S2,” ujar Fathurrahman.

Adapun konsep pendidikan di program S2 yang ditawarkan mengacu pada konsep terkini, yaitu berbasis teknologi seperti machine learning. Hal ini diharapkan dapat membantu para mahasiswa S2 di program matematika agar lebih mudah dalam proses belajar, termasuk dalam menelusuri referensi maupun menyusun tesis.

“Dengan memanfaatkan pendekatan machine learning ini, sumber-sumber referensi dapat berasal dari berbagai belahan dunia. Jadi referensi yang digunakan tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari tingkat global,” terang Fathurrahman.

Selain itu metode pembelajaran ini juga bersifat terbuka, sehingga mahasiswa bisa mengadaptasi model-model pendidikan dari berbagai negara sehingga proses pembelajaran dapat menjadi lebih efisien.

Selain itu UIR akan berupaya melahirkan alumni yang berakhakul kharimah sejalan dengan visi UIR berbasis islam. “Pada prinsipnya, keunggulan yang kita miliki berkaitan dengan karakter institusi. Universitas Islam Riau didirikan dengan dasar nilai-nilai keislaman, yaitu berbasis iman dan takwa,” tegasnya.  

Dengan landasan tersebut, diharapkan lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik di bidang matematika, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan keislaman yang kuat. (Rls)