Menpora Dukung Rencana Indonesia Jadi Tuan Rumah World Archery Cup Series 2026 & World Archery Asia Cup Series 2026 di Bali

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyambut baik rencana Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) untuk Indonesia menjadi tuan rumah World Archery Cup Series 2026 & World Archery Asia Cup Series 2026 di Bali.

Menpora Dukung Rencana Indonesia Jadi Tuan Rumah World Archery Cup Series 2026 & World Archery Asia Cup Series 2026 di Bali
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyambut baik rencana Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) untuk Indonesia menjadi tuan rumah World Archery Cup Series 2026 & World Archery Asia Cup Series 2026 di Bali. FOTO: Kemenpora

WARTASULUH.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyambut baik rencana Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) untuk Indonesia menjadi tuan rumah World Archery Cup Series 2026 & World Archery Asia Cup Series 2026 di Bali.

"Kejuaraannya semua di tahun 2026 Pak Menteri, tapi untuk biddingnya akhir bulan ini terakhir. Bulan Desember ini kita juga akan ada Rekornas Pak Menteri," ujar Sekjen PB Perpani Irawadi, dikutip Wartasuluh.com dari laman Kemenpora.go.id, Sabtu (16/11/2024).

Sekjen PB Perpani Irawadi Hanafi bersama Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid dan Bidang Sarana dan Prasarana Chris audiensi dengan Menpora di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024).

Nampak hadir pula, Staf Khusus Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra, Staf Khusus Komunikasi dan Hubungan Internasional Chaerany Putri, Staf Khusus Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati serta Direktur Utama LPDUK Ferry Kono.

"Sebenarnya kita masih harus ikut bidding ini Pak Menteri, syaratnya yakni dukungan dari NOC dan pemerintah. Tapi, saya rasanya yakin bisa menang karena kemungkinannya besar. Saingan paling berat China dan China Taipe," imbuhnya. 

Menurut Irawadi, ada dua tipe kejuaraan yakni Asia Cup dan Asian Championship. Asian Championship ini yang bermain adalah tim nasional setiap negara serta ada penambahan ranking Asia.

"Kita minta arahan Pak Menteri yang mana yang akan kita ambil. Kalau Asia cup ini seperti Open Tournament semua negara bisa ikut tapi tidak bergengsi seperti Championship," jelas Irawadi menjelaskan.

Menerima beberapa paparan dan masukan dari Ketua PB Perpani dan tim terkait Rencana Pelaksanaan World Archery Cup Series 2026 & World Archery Asia Cup Series 2026, Menpora Dito berharap pelaksanaannya akan berjalan lancar dan baik.

"Iya bagus itu, nanti juga Piala Dunianya yang indoor juga bagus. Nanti di follow up sama Pak Asdep," kata Menpora Dito yang didampingi Asdep Olahragawan Andalan Budi Ariyanto Muslim. (kha)