6 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Bikin 'Bad Mood' Seharian
WARTASULUH.COM- Rutinitas pagi punya peran besar dalam membentuk suasana hati, energi, bahkan kesehatan jangka panjang. Namun, tak sedikit orang sering terjebak dalam kebiasaan yang justru merugikan, seperti langsung mengecek ponsel atau melewatkan sarapan demi menghemat waktu.
Jika sering kesulitan memulai hari dengan perasaan segar dan fokus, bisa jadi enam kebiasaan pagi ini adalah penyebabnya. Berikut ini adalah sederet kebiasaan sepele di pagi hari yang dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental:
1. Melewatkan Sarapan
Tidak sarapan setelah berpuasa semalaman bisa membuat tubuh lemas, sulit fokus, bahkan memengaruhi suasana hati.
"Meski tidak selalu berbahaya, melewatkan sarapan sering membuat seseorang ngemil berlebihan di siang atau malam hari, yang bisa berdampak pada kenaikan berat badan dan gula darah," kata ahli gizi Maxine Yeung, dikutip dari Real Simple, Minggu (29/3/2026).
Idealnya, makan dalam dua jam setelah bangun. Jika sulit, dengarkan sinyal lapar tubuh dan prioritaskan makanan bernutrisi seperti protein, lemak sehat, dan karbohidrat berserat.
2. Ngopi Sebelum Minum Air Putih
Setelah tidur semalaman, tubuh cenderung mengalami dehidrasi. Langsung minum kopi saat bangun bisa memperparah kondisi ini.
"Jika kamu langsung minum kopi setelah bangun, kamu berisiko menambah dehidrasi karena kafein bersifat diuretik, yang membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan lewat urine," ungkapnya.
Kopi juga bisa menekan napsu makan, sehingga tanpa sadar bisa melewatkan sarapan. Padahal, minum air putih di pagi hari membantu tubuh lebih segar, sekaligus memulai proses pencernaan dan metabolisme. Disarankan minum setidaknya dua gelas air sebelum menikmati kopi pertama.
3. Langsung Buka Ponsel
Langsung membuka ponsel saat bangun tidur, entah untuk berita, email, atau media sosial, bisa membuat otak langsung masuk ke mode reaktif sebelum benar-benar 'bangun'.
"Selain memicu stres dan distraksi, doomscrolling di pagi hari bisa membuat otak mengasosiasikan bangun tidur dengan kecemasan," jelas terapis Annie Miller.
Cobalah beri jeda 5-10 menit tanpa layar, misalnya dengan stretching ringan atau menghirup udara segar, agar pikiran lebih siap memulai hari.
4. Mulai Hari Buru-buru
Memulai hari dengan terburu-buru bisa langsung membuat tubuh masuk ke mode stres. Jika ini jadi kebiasaan, sistem saraf tidak sempat mencapai kondisi tenang. Akibatnya, kemampuan berpikir dan mengambil keputusan bisa terganggu.
Luangkan waktu, meski hanya 5 menit, untuk ritual sederhana seperti stretching atau menikmati kopi dengan tenang.
5. Tidak Terpapar Sinar Matahari
Paparan sinar matahari di pagi hari membantu memperbaiki mood dan meningkatkan fokus. Manfaat ini tidak bisa didapatkan, jika tidak terpapar sinar matahari dengan cukup.
Jika tidak memungkinkan, misalnya karena bangun sebelum matahari terbit, terapi cahaya terang bisa menjadi alternatif.
6. Tekan Tombol 'Tunda' Alarm
Menekan tombol 'tunda' memang terasa seperti menambah waktu tidur, tapi kualitasnya tidak optimal. Snooze justru mengganggu fase tidur yang penting untuk pemulihan. Jika memang ingin tidur lebih lama, sebaiknya atur alarm langsung di waktu yang diinginkan.
"Sebagian besar orang butuh setidaknya 7 jam tidur, dan kualitas sama pentingnya dengan durasi," kata psikolog Stacey Pawlak.


Khaliza



