Riau Mengawali Puncak Peringatan HUT ke-58 Golkar di Indonesia, Dihadiri 1000 Peserta

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - DPD I Golkar Riau dipercaya sebagai yang pertama menggelar puncak HUT ke-58 Partai Golkar se-Indonesia. Kembali jadi percontohan, kegiatan ini akan dihadiri 1000 peserta.
Acara ini akan disejalankan dengan konsolidasi seluruh fungsionaris dan kepengurusan Partai Golkar se-Riau. Rencananya, diadakan di Pekanbaru, Minggu (30/10/2022). Sudah disiapkan, bahwa acara ini akan diikuti oleh 1.000 peserta se Riau, dan akan dihadiri oleh pengurus DPP Partai Golkar.
Terkait persiapan panitia, Ketua Organizing Committee (OC) Muhammad Andri ST, Kamis (27/10/2022) menyebutkan, persiapan panitia sudah matang. "Pelaksanaan acara sudah siap kita helat, dan diyakini acara ini akan berjalan lancar dan sukses.
Pada saat ini kami sudah mempersiapkan segala hal kebutuhan yang akan diperlukan di acara tersebut," kata Muhammad Andri ST, penuh semangat.
Disebutkan, sesuai dengan perintah Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Riau H Syamsuar. "Semua sesuai arahan dari Ketua DPD I, bahwa Partai Golkar Provinsi Riau harus lebih baik dan lebih maju kedepannya,“ ucap Andri, yang juga Ketua Karang Taruna Riau ini.
Seperti diketahui, acara yang akan dipusatkan di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru ini, benar-benar akan menjadi momentum bersejarah bagi Golkar di Riau. Sebab, dalam kegiatan ini, Kepengurusan Golkar sampai ke tingkat kecamatan akan diikutsertakan.
Begitu juga ormas, organisasi sayap, organisasi pendiri dan didirikan oleh Partai Golkar, semua akan ikut meramaikan acara. Di kesempatan ini juga akan diadakan Bimtek (bimbingan teknis) bagi anggota DPRD asal Golkar se Riau dan para fungsionaris Golkar se Riau.
"Kami senang menyambut kedatangan semua peserta puncak HUT Golkar dan rapat konsolidasi Golkar se Riau ini. Panitia akan berusaha dengan sebaik-baiknya melayani seluruh peserta, dan panitia juga akan maksimal menyukseskan acara ini. Semua yang mendukung suksesnya acara, saya sebagai ketua panitia mengucapkan terima kasih," ujar Muhammad Andri. (Les)