LKS Tingkat Provinsi Riau Dibuka, 106 Siswa SMK Rebutkan 'Tiket' ke Nasional
Dinas pendidikan Riau menggelar Lomba Kompetensi Siswa yang diikuti 106 Pelajar SMK.

WARTASULUH.COM, PEKANBARU - Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Riau dibuka secara resmi, Rabu (13/9/2022) di Hotel Furaya Pekanbaru oleh Gubernur Riau diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMK, Dr Yusri Rasul SPd ST MT. Sebanyak 106 siswa SMK bersaing merebutkan 'tiket' untuk mengikuti ajang serupa tingkat nasional Oktober mendatang.
Ketua Panitia Kegiatan, M Suyanto SH dalam laporannya menyebutkan, era revolusi industri 4.0 semakin menjadikan pengembangan kompetensi peserta didik SMK sebagai salah satu isu strategis yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Terutamanya dalam memastikan pengembangan kebijakan yang kondusif dalam mendukung Indonesia Maju.
"Pengembangan kompetensi peserta didik SMK dipandang strategis untuk menyiapkan generasi mendatang yang produktif, berkarakter, dan siap bersaing dalam dunia global. Salah satu tujuan ini adalah mengukur kompetensi, karakter positif, produktif, kreatif, kompetitif, dan inovatif bagi peserta didik SMK. Kegiatan ini digelar secara berjenjang mulai tingkat kabupaten/kota hingga pusat," ujarnya," katanya.
Disebutkan, dalam kegiatan yang mengusung tema 'Talenta vokasi melejitkan prestasi majukan negeri' ini digelar hingga Kamis (15/9/2022). Kegiatan dilaksanakan di delapan titik yakni SMKN 1, SMKM 2, SMKM 3, SMKN 4, SMKN 5, SMKN 6, SMKN 7 dan SMK Pertanian.
Dia merincikan ada 12 cabang lomba yang dipertandingkan yakni elektronik Application atau aplikasi elektronik diikuti 19 siswa, welding atau pengelasan diikuti 9 siswa, Fashion Technogy atau teknologi mode diikuti 9 siswa, Touris Industry atau industri pariwisata diikuti 6 siswa, Elektrikal Instalasi atau teknik instalasi diikuti 9 siswa, Automotif Technogy atau teknik otomotif mobil diikuti 10 siswa, web desain atau teknologi desain laman diikuti 11 siswa, motorcycle Refair And Maintenance atau teknologi perawatan dan perbaikan sepeda motor diikuti 9 siswa, Grafic Desain atau desain grafis diikuti 13 siswa, Restoran Service diikuti 8 siswa, Hotel Reception diikuti 5 siswa dan Food Tecnology diikuti 7 siswa.
"Pemenang di masing-masing cabang akan dikirim mewakili Provinsi Riau untuk mengikuti ajang serupa tingkat nasional yang akan digelar Oktober mendatang secara daring," tegas Suyanto.
Sementara itu, Gubernur Riau dalam pidatonya yang dibacakan Kabid Pembinaan SMK Disdik Riau, Yusri Rasul mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Disdik Riau ini dan yang sudah dilakukan secara berjenjang di tingkat kabupaten/kita masing-masing.
"Kegiatan ini patut diapresiasi dalam rangka membingkai peningkatkan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan vokasi melalui SMK seluruh Provinsi Riau," kata Yusri.
Disebutkan Yusri bahwa pemerintah Provinsi Riau sangat serius mencetak SDM berkualitas seiring dengan semangat bagaimana Kementerian Pendidikan Kebudayaan Ristek Republik Indonesia melalui Dirjen Vokasi telah mengumandangkan, telah mensyiarkan, telah berupaya keras dari berbagai aspek agar pendidikan vokasi di Indonesia dapat terwujud.
Karena memang menjadi beban negara beberapa waktu yang lalu secara data statistik bahwa pengangguran terbesar disumbangkan oleh alumni SMK. "Maka dengan semangat baru baik pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek maupun pemerintah Riau, kita berupaya mencetak lulusan SMK yang mampu berdaya saing dan tertampung di lapangan pekerjaan. Salah satu caranya lewat LKS ini," kata Yusri. (Les)